SYARAT MONETISASI CHANNEL YOUTUBE TAHUN 2018 SEMAKIN BERAT, APAKAH SOLUSINYA? Skip to main content

SYARAT MONETISASI CHANNEL YOUTUBE TAHUN 2018 SEMAKIN BERAT, APAKAH SOLUSINYA?

Assalamualaikum.

Hai teman-teman, jumpa lagi dengan bang izal. ☺ 

Sebenarnya saya sempat tidak ada niat untuk menulis artikel tentang topik ini. Alasannya? karena topik ini agak sedikit melenceng dari niche blog Bang izal toy ini (yang ingin saya fokuskan pada niche bisnis dan blogging). 

Namun karena saya lihat fenomena ini sangat ramai dibicarakan beberapa hari belakangan ini, akhirnya membuat saya ikut tergelitik untuk membuat artikel tentangnya. 

Fenomena apa itu? Yaitu tentang monetisasi youtube.  

SYARAT MONETISASI CHANNEL YOUTUBE TAHUN 2018 SEMAKIN BERAT, APAKAH SOLUSINYA?

Dan akhirnya mulailah saya tulis dan susun artikel ini, dengan gaya judul yang cukup 'provokatif' : Syarat Monetisasi Channel Youtube Tahun 2018 Semakin Berat, Apakah Solusinya?     

Lagipula,,, saya 'kan dulu juga seorang youtuber, sebelum akhirnya memutuskan hijrah dan fokus menjadi seorang blogger. Apa alasan dan faktor penyebab yang membuat saya hijrah menjadi blogger? Nanti akan saya ceritakan alasan dan penyebabnya dibawah ya.

Sekarang kita akan fokus pada isu yang sedang hangat sekarang ini.

Yup! Dalam seminggu belakangan ini ada sebuah kejadian yang membuat 'heboh dan gempar' semua teman-teman dikomunitas adsense dan youtuber.

Kejadian apakah gerangan?

Yakni keputusan mengejutkan dari youtube yang menetapkan syarat begitu berat kepada channel (calon) mitranya. Yaitu : 

- Untuk dapat memonetisasi sebuah video, semua channel youtube diwajibkan harus tembus minimal 4.000 jam tayang (watch time). 

- Harus memiliki minimal 1.000 subscribe.

Kedua syarat diatas itu masih ada lagi tambahan embel-embelnya, yaitu :

Bagi channel baru, peraturan 4.000 jam tayang dan 1.000 subscriber harus dapat terpenuhi dalam jangka waktu 12 bulan. Jika lebih dari batas waktu yang ditentukan (12 bulan) jumlah jam tayang dan subscriber tidak memenuhi persyaratan minimal, maka channel tidak bisa direview/monetisasi.

Bagi channel lama yang sebelum keluar peraturan terbaru ini sudah pernah dimonetise (monetisasinya telah sempat aktif), maka diberi batas waktu hingga 20 februari 2018 untuk memenuhi semua persyaratan diatas. Jika sampai batas waktu yang ditentukan persyaratan belum terpenuhi, maka monetise akan menjadi non aktif.

Yang lebih pedih itu jika kondisinya seperti berikut ini :

Bagi channel youtube yang sebelum keluar peraturan baru ini monetisasinya telah aktif tersebut, tapi :

#Jumlah subscribe yang terkumpul sudah banyak, namun waktu jam tayang masih kurang (belum mencapai 4.000 jam).

Atau,

#Tayangan sudah lebih dari 4.000 jam, tapi sayang jumlah subscribenya masih kurang dari 1.000.

Sedangkan batas akhir untuk dapat terpenuhi syarat tersebut adalah tanggal 20 Februari 2018. Dan sekarang (saat artikel ini ditulis) sudah tanggal 23 Januari 2018, berarti batas waktunya tidak sampai sebulan lagi! Dan jika tidak terpenuhi, maka monetisasi otomatis akan non aktif! 

SADISSSSSS gak tuh?? Hhhhhhhhh! 😒

Ya! Sistem monetisasi baru ini mulai berlaku serentak kepada semua channel youtube pada tanggal 20 februari 2018 mendatang. Namun kabar ini telah banyak beredar sejak seminggu lalu. Hal ini diketahui dari pemberitahuan dikolom pengajuan setiap channel yang mengajukan monetisasi. 

Untuk lebih jelasnya, coba lihat foto dibawah ini.


Ya! akhirnya sejak 7 hari lalu  (sekitar tanggal 17 januari 2018) terjawablah semua teka-teki kenapa review monetisasi youtube sangat lama sekali tidak ada jawaban. Rupanya youtube sedang merancang peraturan baru yang jauh semakin ketat dari tahun-tahun sebelumnya.

Mungkin akan timbul pertanyaan didalam benak kita semua : kenapa akhir-akhir ini youtube semakin berubah? peraturannya semakin 'galak' dan ketat. Padahal ditahun 2016 kebawah dulu masih sangat mudah sekali mendaftarkan akun adsense dan memonetisasi video youtube. 

Saya masih ingat ketika pertengahan tahun 2016 lalu, proses monetisasi channel youtube saya di approve google hanya dalam waktu satu hari saja. Kondisi yang bagaikan langit dan bumi dengan sekarang.


Rekomendasi artikel : DAFTAR ADSENSE LEWAT YOUTUBE TIDAK KUNJUNG DATANG EMAIL JAWABAN? INILAH PENYEBABNYA!

Sebelum kita bahas lebih jauh, mari kita flashback sejenak ke beberapa waktu belakangan.

Tanda-tanda youtube akan semakin memperketat peraturannya telah terlihat sejak awal tahun 2017 lalu. 

Saat itu heboh dalam obrolan para member dikomunitas adsense dan youtube.  Banyak youtuber yang menyatakan iklan tiba-tiba tidak muncul di channel mereka. 

Saat itu semua youtuber sempat bingung dan bertanya-tanya,,,, "ini sebenarnya kenapa ya? kok iklannya gak tayang?"

Tidak berapa lama kemudian, tersebar berita bahwa para pengiklan beramai-ramai menarik iklan mereka dari youtube. Pangkal penyebabnya karena mereka memprotes banyaknya channel yang berisi konten video berbau 'terorisme'. 

Nah para pengiklan tidak sudi jika iklan mereka tayang pada channel-channel (yang dianggap) berisi konten 'radikal', dan channel tersebut mendapatkan penghasilan dari iklan mereka.

Untuk memfilter channel yang berkategori 'radikal' tersebut, youtube mulai memperketat peraturannya. Maka pada bulan april 2017 keluarlah peraturan terbaru youtube. Yaitu harus memenuhi syarat minimal 10.000 view untuk iklan bisa tayang (monetisasi) pada sebuah channel. 

Dari sinilah rentetan awal mulanya youtube mulai terlihat 'galak' dan 'killer'. 

Menjelang akhir tahun 2017 semakin banyak terjadi 'keanehan' pada channel youtube. Dimulai dari banyaknya channel yang videonya 'ditandai' dengan ikon dollar berwarna kuning. 

Apa artinya bila video sebuah channel youtube diberi tanda dollar kuning? 

Itu artinya video tersebut dianggap tidak cocok untuk semua pengiklan. Mungkin saja video tersebut masih bisa menampilkan iklan, tapi sudah sangat jarang sekali iklan yang muncul, bahkan lebih sering tidak tampil sama sekali. Penyebabnya karena youtube mulai semakin bersikap keras dan tegas kepada konten video yang tidak relevan. Seperti judul dan tumbnail yang menyesatkan (clickbait dan gambar tumbnail berbeda dengan isi video) dan konten video yang isinya berkategori sensitif. 

Santer terdengar kabar, dollar kuning ini muncul karena lagi-lagi para pengiklan banyak yang melakukan protes. Mereka tidak rela iklannya tampil pada video-video yang 'bermutu rendah' dan tidak relevan. Hal ini (jika iklan tayang pada channel tidak relevan) dinilai bisa menurunkan 'gengsi' dan nilai branding produk mereka. Apalagi bagi brand besar dan terkenal. Selain itu penayangan iklan pada channel berkualitas rendah dianggap tidak efektif, cenderung tidak menghasilkan goal (baca : konversi).

Selanjutnya pada periode bulan november - desember 2017, semakin banyak terdengar bermacam pertanyaan dari para youtuber. Hujan pertanyaan ini banyak terlihat diberbagai forum adsense dan youtube. 

Pertanyaan-pertanyaan yang senada : 

"Kenapa pengajuan monetisasi youtube tidak kunjung ada jawaban?"   

"Katanya waktu review hanya seminggu, ini saya sudah sebulan lebih tidak pernah ada jawaban".

Dan berbagai pertanyaan senada lainnya.

Demikianlah flashback dan rentetan perubahan yang mencolok pada kebijakan youtube. Perubahan semakin kentara sejak beberapa bulan yang lalu (seperti yang telah saya jelaskan diatas). 

Dan kini akhirnya telah jelas semuanya. Yaitu dikeluarkannya peraturan baru yang teramat pahit dan sangat mengejutkan bagi sebagian besar youtuber. 

Banyak sekali kalangan youtuber (bahkan blogger) yang berpendapat bahwa peraturan terbaru ini jelas akan mematikan para channel dan content creator kecil. Bahkan ada yang lebih ekstrim berpendapat bahwa peraturan terbaru ini memang sengaja dibuat untuk 'menyingkirkan' channel dan content creator kecil, terutama cannel yang konten videonya banyak berkategori 'reuploader'. 

Disatu sisi memang ada benarnya juga pendapat diatas. Intinya syarat tersebut amat sangat berat, sehingga seolah seperti ingin 'mematikan' dan menyingkirkan channel-channel kecil. 

Apa alasannya? Oke, mari kita tinjau sejenak masing-masing syarat tersebut secara lebih mendalam.

~Syarat minimal 1.000 subscriber~. 

Mengumpulkan hingga 1.000 subcriber itu bukanlah perkara mudah. Apalagi jika dilakukan dengan metode/cara yang diinginkan oleh pihak youtube, yaitu subscriber yang datang secara alami karena mereka (penonton) memang menyukai isi video kita. 

Hhhhhhh! terus terang saja saya katakan, cara ini asli benar-benar sulit!

Apa alasannya?

Karena untuk dapat menjaring subscriber alami tersebut, kita harus bisa menyajikan konten video yang original dan berkualitas. Dan membuat konten video berkualitas itu bukanlah perkara gampang, butuh skill dan kreatifitas tingkat tinggi. 

Dilema memang. Sebab memang kita akui bahwa video yang isinya kreatif dan menariklah yang (cenderung) akan mampu mendatangkan banyak subscriber secara alami. 

Tapi yang jadi masalah adalah : Bikinnya susah! πŸ˜•

Cara yang paling gampang, yaitu dengan cara bikin video reuploader. Tapi masalahnya : Cara ini beresiko tinggi (terkena sanksi atau pengaduan pelanggaran hak cipta).  

Selain itu, jika video kita banyak yang hanya berisi materi hasil dari reuploader, apalagi jika terlalu banyak trik yang yang menyesatkan (tumbnail irelevan, click bait, dll) maka akan semakin sulit mendapatkan subscriber secara alami. Apa sebab? karena penonton sekarang semakin pinter-pinter dalam memilih konten. Mereka sudah tahu mana konten video original yang menarik dan mana yang bermutu rendah.

Oleh karena itulah banyak diantara para youtuber yang mengakali dengan cara dan teknik lain. Yaitu menjaring pelanggan dengan cara membuat 'subscriber buatan'. Istilahnya Sub4Sub, yaitu sebuah pertukaran subscriber antara channel satu dengan channel lainnya. Jadi sudah ada semacam perjanjian diantara mereka, kurang lebih dialognya begini : "Subs channel saya ya, nanti akan saya Subs balik" ☺  

Sayangnya cara ini pun dilarang keras oleh pedoman komunitas youtube. Seperti terlihat pada foto screenshot dibawah ini.


Kenapa teknik ini dilarang oleh youtube? 

Karena youtube pasti sangat mengetahui bahwa subscriber yang diperoleh dengan cara buatan bukanlah tipikal penonton yang loyal. Bisa jadi subscriber itu hanya mampir sekali saja pada sebuah channel, yaitu disaat meminta subs balik saja. Setelah subs balik tersebut telah didapatkan, mereka tidak pernah datang lagi untuk sekedar menonton beberapa menit saja video di channel tersebut. Jadi motif kunjungannya karena faktor "ada udang dibalik bakwan". hehe ☺    

Nah, kenapa youtube menentang teknik Sub4Sub ini? 

Ya jelas,,, karena pelanggan channel dengan subscribe buatan itu bukanlah tipe pelanggan dan penonton yang loyal. Dan hal itu jelas akan merugikan pihak pengiklan (yang menayangkan iklannya di channel youtube tersebut). Karena penayangan iklan pada penonton yang tidak loyal biasanya dianggap sulit menghasilkan goal (baca : konversi) pada iklan tersebut. 

Jadi inti utamanya adalah karena satu alasan, yaitu faktor BISNIS! hehehe ☺   

~Syarat minimal 4.000 jam tayang~.

Syarat kedua ini tidak kalah 'sadis' dan sulitnya dengan syarat yang pertama (1.000 subs) diatas. Tidak mudah bagi sebuah channel (terlebih channel baru) untuk mengumpulkan 4.000 jam tayang. Apalagi waktunya dibatasi hanya sampai 12 bulan (1 tahun).

Hal ini benar-benar seperti sebuah mimpi buruk bagi channel kecil dan youtuber pemula. 

Untuk bisa mendapatkan 4.000 jam tayang, tentunya mereka harus mampu membuat konten video yang berkualitas dan menarik. Sehingga mampu menarik banyak penonton. Namun membuat konten video dengan kriteria seperti itu jelas tidak mudah bagi pemula. 

Ilmu pendukung untuk membuat video berkualitas tinggi itu cukup rumit bagi pemula. Tidak mudah lho mempelajari ilmu tentang mengedit video. Itu baru untuk satu bidang ilmu. Belum lagi butuh kreatifitas tinggi untuk menyusun 'skenario' dan alur video, sehingga akhirnya menghasilkan konten video yang menarik. Memang betul semua itu bisa dipelajari, tapi tidak mungkin akan bisa dengan mudah dikuasai dalam waktu singkat. 

Selain itu agar punya jam tayang tinggi, sebuah channel tentu juga harus punya pelanggan (subscribe) yang banyak dan,,,,loyal! Masalahnya lagi, untuk mencari subscribe loyal bukanlah perkara mudah. Mau pakai teknik buatan (Sub4Sub) tidak akan mampu menjaring penonton loyal. Lagipula, cara ini 'kan juga sudah jelas dilarang oleh youtube. 

DILEMA!

Bener-bener pahit! Semoga 'mimpi buruk' ini cepat berlalu! 😒 

Kenyataan ini memang pahit,,,, walaupun saya sekarang ini bukanlah seorang youtuber aktif, tapi saya dapat memahami perasaan sebagian besar teman-teman youtuber.

Oh iya,,,, pada awal artikel diatas saya telah berjanji menceritakan apa penyebab saya hijrah menjadi blogger dan tidak aktif lagi menjadi youtuber. Penyebabnya bukanlah karena ketatnya peraturan youtube. Bukan,,,bukan karena itu. Karena saya mundur dari youtuber dan beralih menjadi seorang blogger ketika syarat dan peraturan youtube masih dalam keadaan mudah. 

Saya hijrah dari youtuber menjadi blogger pada awal tahun 2017 (bulan januari). Penyebabnya semata-mata hanya karena masalah teknis, yaitu saya nyaris tidak ada waktu untuk membuat konten video. 

Seperti yang telah teman-teman ketahui, bahwa bisnis saya sehari-hari adalah sebagai seorang pedagang mainan. Dan sangat sulit sekali bagi saya membuat sebuah konten video yang dilakukan sambil berdagang. 

Apa sebab?

Coba bayangkan,,,,baru saja mulai 'syuting', CUT! tiba-tiba syuting terhenti karena ada pembeli mainan yang datang hehehe. Sering terjadi seperti itu, jadi kapan mau selesai bikin videonya?☺  

Saya memang selalu melakukan 'syuting' ditoko mainan saya, oleh karena itulah hampir semua video saya berlatarkan toko mainan. Channel youtube saya sampai sekarang masih ada kok, sudah sempat terisi sekitar 20an video. Nama channelnya : Bang Izal Toys.

Oleh karena keadaan itulah, akhirnya saya hijrah menjadi blogger. Karena konten blog adalah berupa tulisan, sehingga kegiatan menulis bisa saya lakukan sambil nyambi menunggu pembeli.

Itulah sekelumit tentang kisah saya yang hijrah dari youtuber menjadi seorang blogger. Sekarang akan kita lanjutkan inti topik pembahasan, yaitu solusi dan jalan terbaik untuk menghadapi persoalan youtube ini.


Rekomendasi artikel : BLOGGER ATAU YOUTUBER? KALAU SAYA SIH PILIH JADI BLOGGER, KALAU KAMU?

Beberapa solusi dan hikmah dari fenomena ini. 

Hal terpenting (yang harus kita coba) untuk dipahami, bahwa sesungguhnya youtube itu adalah sebuah bisnis. Mereka melakukan kerja sama dengan content creator video melalui channel youtube mereka. Nah melalui cannel-channel tersebutlah para pengiklan 'menitipkan' iklan mereka agar dapat dilihat oleh penonton. 

Persoalan yang terjadi (seperti yang telah panjang lebar saya tulis diatas), semakin kesini semakin marak saja muncul konten video reuploader, konten video yang tidak relevan (clickbait dan tumbnail menyesatkan), konten video berisi kekerasan. 

Juga konten video yang sangat minim kreatifitas (contohnya seperti konten video yang hanya modal comot suatu berita, acara TV populer atau pertandingan sepakbola), dan hal-hal lainnya yang tidak pantas untuk ditayangkan (contoh seperti kasus logan paul yang menayangkan video orang bunuh diri di jepang). 

Semua hal diatas itu tidak hanya terjadi di indonesia, tapi juga semakin merajalela pada channel youtube diseluruh dunia. Youtube mengistilahkan mereka-mereka ini sebagai 'Bad Actors'.

Akhirnya youtube pun mulai gerah! 

Karena hal ini bisa mengganggu kelangsungan 'ekosistem yang baik pada youtube'. Dan memang betul, pihak youtube akhirnya benar-benar merasa terganggu. Terbukti semakin sering para pengiklan yang 'mengancam' akan meninggalkan youtube jika tidak tegas dan tidak segera mengambil langkah antisipasi untuk memberantas semua 'Bad actors' diatas.

Demikianlah,,,, bisnis tetaplah bisnis. 

Youtube jelas tidak akan bisa 'hidup' tanpa adanya pengiklan. Dan youtube memang berhak menetapkan peraturannya, karena memanglah dialah ' pihak yang punya lapak'. Kita-kita ini sebagai content creators, (mau tidak mau) tentunya harus patuh dengan semua persyaratan yang ditetapkan oleh youtube. Betul apa tidak teman-teman?☺  

(Sebagai sebuah saran terbaik), alangkah lebih baik jika kita mencoba melihatnya dari sisi positif. Dengan adanya peraturan baru ini, tentu secara tidak langsung akan 'memaksa' kita menjadi jauh lebih kreatif. Jadi kalau diibaratkan seperti orang yang sedang sekolah, peraturan terbaru ini seperti sebuah batu ujian agar kita sebagai content creator bisa menjadi lebih berkualitas. Dan bagi channel yang 'lulus ujian', itulah yang akan mendapatkan tempat yang layak di youtube.

Dan pada akhirnya, dimasa mendatang hanya channel-channel pilihan dan kreatiflah yang akan memenuhi setiap layar video youtube. 


Dengan memahami hal diatas (memandangnya dari sisi positif) akan membuat kita menjadi lebih ringan untuk menjalani semua persyaratan baru tersebut. Mungkin memang pada awalnya akan terasa sedikit sulit, tapi jika dijalani dengan sungguh-sungguh, yakinlah pasti kita akan bisa!

Tidak inginkah teman-teman punya channel yang keren seperti channelnya youtuber kondang bayu skak? Atau seperti channelnya youtuber muda nan kreatif agung hapsah? Mereka itu adalah orang-orang super kreatif. Dan terbukti mereka mampu menjalaninya. Bahkan mampu menjadi channel besar yang populer dan terkenal.

Logikanya simple : Jika bayu skak dan agung hapsah bisa, kenapa kita mesti tidak? 

Betulkan? hehe ☺  

Jadi tiang utamanya adalah tekad, kemauan tinggi dan etos kerja keras. 
Sekali lagi saya tegaskan : yakinlah, jika ada kemauan pasti kita akan bisa!

Baiklah,,, saya ingin menyodorkan beberapa ide dan saran, agar kita lebih mudah melewati 'ujian' ini.

Beberapa ide dan saran tersebut adalah : 

#Bagi youtuber yang belum memiliki blog, maka mulailah membuat blog dari sekarang. 

Apa tujuannya?

Tujuannya bukan untuk beralih atau hijrah menjadi blogger seperti saya ya hehehe,,, karena yang terjadi pada saya 'kasusnya' jelas sangat berbeda. ☺☺☺

Tujuannya adalah untuk menambah 'amunisi' dan 'perlengkapan tempur'. Guna meraih total 4.000 jam tayang dan untuk menambah 'stok' 1.000 subscribe channel kita.

Penjelasan tata caranya begini : jika kita telah memiliki koleksi video di channel kita, maka cobalah membuat review di blog kita, kemudian kita 'embed' deh videonya.

Catatan : pastikan target keywordnya sama, karena nanti akan dinilai relevan oleh google.

Dengan cara diatas, akan membuat video kita memiliki 'peluang' lebih besar untuk ditemukan, selain di youtube juga di google search engine.

Dengan melakukan trik diatas, mudah-mudahan akan memberi kemudahan untuk channel kita melewati 'ujian' terbaru dari youtube ini.  

#Saran bagi youtuber, janganlah melakukan promosi pada forum yang tidak mengizinkan berkomentar atau membuat thread dengan link aktif.

Apa alasanya?

Karena tindakan tersebut justru akan semakin memperburuk keadaan. 

Jika kita melakukan promosi, berkomentar dan share membabi buta pada forum komunitas yang tidak mengizinkan link aktif, maka para member atau moderator forum tersebut akan melaporkan channel kita sebagai tindakan pelaku spam kepada google.

Bila hal ini sering terjadi, maka akan memperburuk citra channel kita dimata google. Dan akan menyulitkan proses review channel kita nantinya.

Oh iya,,, ada satu lagi info penting, (untung saya inget hehe☺), jadi bila nanti cannel kita telah dapat memenuhi target minimal 4.000 jam tayang dan 1.000 subscribe, itu bukan berarti iklan bisa langsung tayang di channel kita. Tapi akan melalui proses akhir dulu yaitu review dari pihak youtube.

Nah disitulah akan dilihat apakah ada hal-hal yang melanggar dan dapat menghambat pengajuan review channel kita. Biasanya akan di cek isi konten video kita, apakah isinya original atau reupload, berisi clickbait dan tumbnail menyesatkan atau tidak, dan satu lagi : apakah channel kita terindikasi banyak laporan (melakukan) spam atau tidak! 

Nah oleh karena itu, jika teman-teman ingin melakukan promosi untuk mengejar target jam tayang dan subscribe, luangkanlah waktu sejenak untuk melihat peraturan dari forum komunitas tersebut. 

Apakah forum/grup tersebut mengizinkan atau melarang menaruh link aktif? 

Kalau ternyata melarang, maka janganlah kita paksakan juga untuk share link kesana. Carilah grup/komunitas lain yang mengizinkan promosi link aktif. Toh 'kan masih banyak grup/forum/komunitas lain yang mengizinkan link aktif.

Hal ini mungkin terkesan sepele, sehingga banyak diabaikan oleh sebagian youtuber dengan terus melakukan share link pada grup/komunitas yang jelas-jelas telah melarangnya. 

Padahal akibatnya akan fatal bagi channel kita ketika masuk masa review nanti. Karena setiap laporan spam pasti selalu tercatat di sistem google. Jadi untuk kebaikan teman-teman, ingatlah pesan ini baik-baik demi kelancaran proses review channel youtube teman-teman semua nantinya. 

"Syarat youtube yang terbaru ini sangat berat bagi saya bang izal, sepertinya benar-benar menuntut kesungguhan, totalitas dan waktu pengerjaan yang full time. Sedangkan semua tuntutan tersebut tidak memungkinkan bagi saya melakukannya, karena tidak adanya waktu luang. Apa kira-kira solusinya?" 

Hhhhhhhhh! Kalau sudah begitu keadaannya sih, berarti sudah 'tamat ceritanya'. ☺ 
Tegasnya : nyaris sudah tidak ada lagi 'obatnya', jadi kita harus jeli dan pintar mencari peluang lain. hehehe ☺ 

Solusinya adalah seperti yang telah diceritakan pada kisah saya sendiri diatas. Saya menuliskan kisah hijrah dari youtuber menjadi fokus ke blogger bukanlah tanpa maksud dan tujuan teman-teman (lagian juga ngapain menuhin-menuhin isi artikel aja hehe☺)

Tapi kisah tersebut sengaja saya ceritakan sebagai 'solusi terakhir' (dan sebuah jawaban eksplisit) bagi teman-teman yang mengalami kondisi yang sama seperti saya diatas. ☺☺☺


Rekomendasi artikel : KEUNTUNGAN MENJADI SEORANG BLOGGER, DARI HOBI SAMPAI MENGHASILKAN UANG

Demikianlah tulisan kali ini saya tulis. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan membantu rekan-rekan youtuber semua. Jika teman-teman merasa tulisan ini bermanfaat, silahkan dishare ulang agar dapat dibaca dan bermanfaat pula untuk rekan-rekan youtuber yang lainnya.

Semoga semua rekan-rekan youtuber tetap tegar dan tabah menjalani 'ujian' dari youtube ini. Dan semoga kesuksesan segera datang menghampiri teman-teman semuanya. Aammiin.

Penulis by : Bang izal.    

Artikel Menarik Lainnya

Comments

  1. thanks gan atas pencerahannya ya

    ReplyDelete
  2. Minta pencerahan bang, bang izal kan yutuber juga nih. gini bang sy punya akun yt yg sdh terkait adsense, trs sy ingin merintis blog dr awal. Yg sy tanyakan sebaiknya adsense blog di kaitkan dg adsense yt atau terpisah? Kalau adsense terpisah bolehkah kita pakai perangkat PC & jaringan internet yg sama?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau main blog, akun adsense youtubenya di upgrade aja sehingga menjadi non hosted. Nanti kalau sudah diterima upgrade akun adsense youtubenya oleh google (full approve) maka om tinggal mengaitkan blognya ke akun adsense itu.

      Akun adsense yg sudah full aprove (non hosted) bisa dikaitkan maksimal hingga 500 buah blog.

      Jadi jangan om malah membuat satu lagi akun adsense untuk blog, padahal sudah punya akun adsense (hosted) youtube. Sebab hal itu melanggar pedoman kebijakan google. Karena tiap orang hanya di izinkan mempunyai satu akun adsense.

      Demikian, semoga dapat membantu.

      Delete
  3. artikel yang mengedukasi banget , cocok buat newbie yang beru belajar untuk mengejar impiannya didunia blog.

    tapi maksug newbi ingin menanyakan sejenak bagaimana cara instan cek keyword untuk blogspot...

    dan apa saja yang diperlukan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sendiri juga newbie lho om,,, juga sama2 masih belajar hehe :)

      Hmmm,,,, kalau soal keyword saya lebih banyak main feeling sih sebenarnya om, terutama kalau mau menulis artikel niche bisnis (mainan).

      Maksudnya begini : Karena saya sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia bisnis mainan, oleh karena itulah saya jadi tahu hal-hal dan informasi apa saja yg paling banyak dicari oleh pebisnis mainan pemula. Nah, dari pengetahuan itulah akhirnya saya mendapatkan ide dan target keyword untuk dijadikan artikel.

      Contoh seperti Kw 'Pusat Grosir Mainan Di Jakarta'. Nah Kw itu sangat banyak ditanyakan oleh pebisnis mainan pemula. Dan ternyata felling saya benar. Sampai sekarang artikel itu menjadi salah satu artikel paling populer dan menjadi penyumbang trafik terbesar di blog saya. Begitu lho om :)

      Nah kalau keyword untuk artikel dibidang niche blogging, caranya yaitu saya mengamati hal-hal apa sajakah yg paling populer dan paling banyak ditanyakan disuatu forum (blogging) terpopuler. Nah itulah yg sering saya jadikan sebagai sumber ide artikel. Begitu metode saya om.

      Lhooo kok komentar saya jadi panjang begini, maap om saya khilap xixixixi, kalau lagi komen suka panjang lebar ehehehheheh :D

      Delete
    2. kebijakan atau peraturan blogger spengatahuan mas ada gak

      kalau memang ya ada link refnya...

      Delete
    3. Maaf saya agak kurang paham dengan pertanyaannya nih om,,, maksudnya kebijakan dan peraturan blogger dalam hal apa nih?

      Delete
  4. pembahasanya bermutu banget banget nih.... top deh bang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas apresiasinya om,,, semoga dapat bermanfaat :)

      Delete
  5. Maaf kak cuma nanya emang jadi blogging itu cari sumbernya dari mana aja sih ka trus cara menentukannya susah sekali kan dan juga biar menarik pengunjung ke blog kita, ngomong² penarikannya melalui apa aja sih kan ngeblogging itu , soalnya kalo bank saya gk punya bank, sedangkan yg saya punya hanya akun rekening paypal.


    Mohon maaf mungkin terlalupanjang maklum, tidak bertanya sesat di jalan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara mencari sumber ide dan gagasan artikel yg paling mudah adalah ditulis berdasarkan pengalaman pribadi kita gan.

      Biar pengunjung blognya rame, rajin2 aja berkontribusi diforum atau grup yg relevan dengan topik blognya agan.

      Caranya tinggal bikin rekening bank aja gan,,, lagipula bikin rekening sangat mudah kok, syaratnya cuma KTP.

      Demikian semoga dapat membantu :)

      Delete
  6. Wah, ini sangat bermutu, jadinya juga ingin main di youtube nih... Penjelasannya menarik perhatian mas. Kwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe,,,, terima kasih atas apresiasinya mas :)

      Wah ide bagus tuh,,,, semoga channel youtubenya sukses ya :D

      Delete
  7. Top markotop, saya masih nyaman di blog nih bang. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip,,, kalau gitu kita sama donk om hehe :)

      Delete
  8. Teramat sangat menusuk kedalam pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minum jamu/obat yang paling mujarab biasanya rasanya memang sangat pahit om :)

      Kalau yang manis mah minum pop ice, tapi kalau kebanyakan minumnya malah bisa bikin mencret + gendut = penyakit gula hhehe

      :D

      Delete
  9. Bangizal, boleh Tanya yah?
    Saya punya account YouTube udah Dari 2013, blm sempet monetisasi, skrg baru aktif mau jadi youtuber, video nya baru belasan, watch time nya udah 6000 an, tp subs blm sampai 1k, kira2 Masih dapat Di aktifkan monetisasi nya? Thanks ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya sebaiknya digenapkan jumlah subscribenya hingga 1k. Karena toh kalaupun om ajukan untuk monetisasi ke youtube pada saat ini ya percuma saya, pasti akan ditolak karena persyaratannya belum terpenuhi.

      Langkah yg terbaik dan paling tepat pada saat ini adalah terus membuat konten video yg bermanfaat dan mempromosikannya kepada audience yg tepat. Jika konten videonya menarik, biasanya subcribe akan bertambah secara alami.

      Nah jika nanti semua persyaratannya telah terpenuhi, barulah om ajukan untuk monetisasi kepada pihak youtube. Insya Allah pengajuannya akan segera mereka terima.

      Demikian om. Tetap semangat dan sukses selalu ya.

      Delete
  10. Puanjang buaaanget ARTIKEL NYA... Wkwkwk

    ReplyDelete
  11. Mas mau tanya kalau bikin chanel youtube baru nanti total subscribernya dan view nya digabung dgn chanel lama gk .untuk monetasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya tentu tidak begitu om,,,, tentu tiap channel punya subscribe dan view masing-masing. Kalau bisa digabung begitu mah enak banget dong,,,, pasti udah banyak orang melakukannya, dan gak perlu pusing lagi dengan peraturan monetisasi youtube terbaru tahun 2018 ini. πŸ˜€

      Delete
  12. Mantap ni Bang Izal, Namun saya masih penasaran dibagian Review ketika channel sdah mencapai target sesuai persyaratan youtube.

    Apakah video kita yang direview tersebut akan di cross chek satu persatu?
    Atau
    Ada metode lain yang dilakukan youtube?

    Sehingga video kita bisa dinilai melanggar atau tidak.

    Mohon responnya Tks banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya betul om,,, jika persyaratan waktu jam tayang dan jumlah subscribenya telah terpenuhi, maka channel kita akan langsung masuk tahap berikutnya, yaitu tahap review. Nah pada tahapan inilah yang paling menentukan apakah channel yYouTub kita bisa dimonetisasi atau tidak.

      Jika om sering aktif di grup sekte karungan (Facebook) atau di grup IAPD (Google plus), pasti om pernah melihat thread tentang channel YouTube yg telah memenuhi persyaratan namun belum juga ada pemberitahuan (diterima atau tidak) hasil reviewnya (digantung tak bertali kata orang PadangπŸ˜‚).

      Yg lebih sedih lagi adalah, setelah kita menunggu begitu lama, eh tau-tau dapat email ungkapan 'rasa menyesal' dari Google bahwa channel YouTube kita tidak lulus kriteria dan pedoman peraturan YouTube. Dan kita disuruh untuk memperbaiki video yg menjadi penyebab channel kita ditolak, setelah itu kita di sarankan untuk mencoba mendaftar ulang.

      Tentang bagaimana teknis cara reviewnya saya belum tahu secara pasti. Bisa jadi secara manual atau dengan menggunakan sistem Google yg kita semua tahu tidak diragukan lagi kecanggihannya. Intinya Google itu jauh lebih cerdas dari kita kira. Mereka pasti tahu dan dapat mendeteksi jika ada video kita yg melanggar ketentuan, persyaratan dan peraturannya. Oleh karena itu, berusahalah untuk mematuhi semua peraturannya, agar semuanya dapat berjalan lancar. πŸ‘πŸ˜Š

      Demikian om 😊

      Delete
  13. yang Mas tau, kira ada ng info ng berapa lama menunggu baru ada kabar, monetisasi telah diterima. 1 bulan kah?
    Atau lebih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduuuh pertanyaannya berat nih om hehehehe :D

      Terus terang saya sendiri juga belum tahu secara pastinya, sebab terlalu banyak faktor yg mempengaruhinya. Bisa saja di approved (monetisasi) dalam waktu relatif cepat,,,, dan bisa juga membutuhkan waktu review yg lebih lama.

      Tergantung channelnya sih om,,, jika semua persyaratan telah terpenuhi, insya Allah akan cepat di approved oleh google. Banyak rekan youtuber yang channelnya memenuhi syarat mengatakan di approved dalam waktu sebulan. Memang standar waktunya sih segitu, dengan syarat kalau channelnya bagus ya.

      Tetap semangat ya om,,, teruslah berusaha dan yakinlah anda pasti bisa ;)

      Delete
    2. Ingatlah satu ungkapan yang sangat populer di grup IAPD : Hasil tidak akan mengkhianati Usaha πŸ˜‰

      Delete
  14. Assalammualaikum mas..
    Mau nanya sedikit tentang youtube mas..
    Saya punya akun youtube yg di buat tahun 2015, videonya juga cuma ad sdikit sktar 5 atw 6 video, namun sub nya msih puluhan dan videonya jga ada yang kena Copy Right mas..
    Sejak bulan kmren, saya mulai merintis lagi akun youtube tersebut dengan mngupload video dan skrg subnya udah 1000 lebih mas..
    Yang saya mau tanyakan, apakh chanel youtube saya tersebut msih bsa di monetisasi, jika syaratnya 1000 sub dan 4000 jamnya udah terpenuhi?
    Sedangkan mas bilang di atas jika chanel youtube yang lama yang tidak memenuhi prsyaratan trbaru youtube sblum tanggal 20 february 2018 tidak dapat di monetisasai lagi,,dan chanel yang baru harus trcapai syaratnya dalam 12 bulan sejak chanel di buat..
    Apakah saya harus membuat chanel baru dan mulai dari awal lagi, dan chanel yang lama yang dari 2015 di abaikan saja mas?
    Mohon pencerahannya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikum salam.

      Maksudnya bukan berarti tidak bisa dimonetiisasi lagi mbak,,, tapi bagi channel lama akan diberi waktu hingga tanggal 20 feb 2018 untuk memenuhi kedua persyaratan tersebut. Jika hingga tenggat waktu tidak juga terpenuhi persyaratannya maka monetisasi yang sebelumnya telah sempat aktif jadi non aktifkan oleh pihak youtube. Namun ini bukan berarti tidak bisa dimonetisasi lagi selama-lamanya. Sepanjang channel mbak tidak pernah melanggar peraturan, maka akan berpeluang besar monetisasinya di aktifkan lagi oleh youtube.

      Jadi bila semua persyaratan diatas (jam tayang & subs) telah terpenuhi, maka mbak bisa mengajukan monetisasi ulang. Nah, memang bagian review inilah yang paling butuh kesabaran tinggi. Karena tidak ada waktu pasti berapa lama pengajuan akan di approve. Ada orang yg butuh waktu sebulan, 3 bulan, 6 bulan, bahkan ada yg sudah lama mengajukan monetisasi namun belum juga di approve sama sekali oleh youtube (biasanya karena ada indikasi pelanggaran).

      Jadi intinya adalah sabar dan tetap terus berusaha. Demikian semoga dapat membantu.

      Delete
    2. oh gitu ya mas..
      Trima kasih penjelasan dan pencerahannya mas
      Sukses trus ya mas..

      Delete
    3. Sama-sama mbak 😊

      Delete
  15. Assalamualaikum, saya ingin bertanya.

    Saya baru buat channel ytube. Video juga masih sedikit banget dan subs juga sedikit. Lalu saya mendaftarkan akun saya ke gugel adsense untuk mengajukan monitized. Syaratnya kan harus 4K jam tayang dan 1K subs dalam waktu setahun.

    Pertanyaannya, jika saya tidak bisa mencapai syarat tersebut dalam waktu setahun, apakah saya masih bisa mendaftar lagi ke gugel adsense untuk mengajukan monitized??

    Saya awalnya juga gak tau. Saya cuma dikasi tau temen disuruh sekalian ngaktifin monitized. Padahal channel saya masih baru.

    Mohon pencerahannya.. Terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentunya saja bisa om ;)

      Coba baca dan perhatikan jawaban saya pada komentarnya mbak Angel NQA diatas. Jawaban saya disitu dapat sekaligus mewakili jawaban untuk pertanyaan om Genick TV.

      Delete
  16. Cool gan, saya punya Chanel YouTube ni, udh sampai batas sub dan penayangannya, monetisasi pertama saya gagal, memang sih saya salah gitu.hehehe..krna ada video copyright dan kena konten ID milik org lain, tapi pada 1 Agustus dulu SDH mengajukan ulang kembali, dan telah membersihkan Chanel dari reputasi buruk, apakah yg kedua ini saya bisa lolos gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah lolos dan diterima gan,,, sepanjang semua pelanggaran telah diperbaiki dan terus di isi dengan video original + berkulitas, saya yakin channel agan pasti akan di approve.

      Tetap semangat dan selalu optimis ya gan ;)

      Delete
  17. Salam channel2 kecil

    Bang saya kan Daftar youtub adsense sebelum peraturan itu keluar sekitar 2017..nah saya di terima, walaupun sub saya kurang dan view 0...dan feb 2018 peraturan itu sub dan view harus 1000 sub /10.000view ...dan harus di penuhi,tpi gw gk bsa menuhin akhirnya di nonaktifkan deh monetisiasi nya,pertanyaanya apakah bisa di aktifkan lagi ? Dengan memenuhi syarat tsb, masalahnya syaratnya harus di penuhi pd feb 2018,sedangkan skarang dh lewat,,tanggapannya bang master?

    Saya sngt berterimakasih kalau abang berkenaan menjawab..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaan agan ini hampir sama dan senada dengan pertanyaan dari mbak ANGEL NQA (lihat komentar sebelumnya di atas).

      Coba agan baca sejenak pertanyaan dari mbak Angel itu, dan juga baca dan perhatikan jawaban lengkap yang telah saya berikan. Semuanya itu sudah dapat mewakili jawaban untuk pertanyaan agan ini :-)

      Delete
  18. Sangat bermanfaat ilmunya...

    Mu tanya...!!

    Mengahapus vidio apakah mempengaruhi monitasi yt..??

    Soalnya...

    Pada salah satu vidio mengahsilkan jam tayang yang lumayan banyak..
    Rencananya mu di hapus krn tidak sesuai dengan tujuan utama di bangunnya channel..

    Mohon ilmunya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jujur sebenarnya saya sendiri juga kurang tahu persis akan hal ini, karena saya belum pernah mengalami/mempraktekan hal tersebut.

      Tapi secara logika, kemungkinan memang akan mempengaruhi data catatan jam tayang. Karena jam tayang tentunya dihitung dari durasi video yang ditonton oleh pengunjung. Nah jika video yang populer dihapus, tentunya akan mengurangi durasi waktu jam tayang tersebut.

      Demikian, semoga dapat membantu dan sukses selalu untuk agan.

      Delete
  19. teringat dulu tahun 2017 awal, buat channel 3 bln setelahnya, bs lgsg dpt 4jt, dan bbrpa bulan rutin menjadi 15jt dan 17jt, senang kali...g pernah dpt uang sgituan dari online, alhamdulillah slma 5 bln dpt segitu dan jadi modal married, stlah merried malah kena banned, untung g smpat berhenti kerja, krna tergiur kemudahan gaji youtube yang 5 kali lipat gaji kerja, untung Allah masih ngasih jalan, denga keadaan itu saya berusaha untuk fokus kerja, dan alhamdulillah , rezeky makin lancar dan sama dengan hasil dari youtube itu, karena yakinlah Allah akan memberikan rezeky sesuai dengan usaha kita, dari mana pun dan dari arah yang tidak disangka2, sekarang mau coba lagi buat konten yang original dan menarik..semoga bisa menghasilkan lagi sambil tetap fokus kerja, bedanya sekrang youtube hanya jadi sampingan bukan jadi penghasilan utama...

    tetap semangat, dan jangan tergantung hanya ke youtube dll, tetap harus ada usaha lain d kehidupan nyata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kisahnya menarik sekali gan :)

      Saya mendukung semangat agan, mulailah dari awal lagi dengan konten yang original dan menarik. Saya yakin agan bisa sukses mendapatkan hasil besar dari youtube seperti dulu lagi. Semangat! ;-)

      Delete
  20. Bang mau nanya,nih.! Akun Ane Nonhosted, dpt dri blogger. Dan Ane bikin channel d YT dgn akun yg sama (Blogger). Alhamdulillah channel YT Ane, uda pernah Payout.
    Saat ini Ane ke pikir pengen melebarkn sayap menambah channel baru d YT.
    Pertanyaan:
    1. Jika Ane tambah channel baru d YT, apakh channel baru tsb uda bsa langsung d monetisasi atau hrs lalui proses 1000 subs + 4000 jam & review konten.
    2. Ada batas maksimal nggak,Bang utk bikin channel d youtube?
    3. Jika channel YT d Banned, apakh Akun Ads ikut di banned juga, ya Bang?
    Mohon pencerahannya,. Sebelum Ane mlangkah lbh jauh & beresiko.
    Mohon maaf, ya Bang? prtanyaannya mgkn trlalu byk utk d jwb.
    Atas pncrahannya Ane sampaikn terima ksh,Bang Izal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pertanyaannya borongan nih gan hehehe :-D

      Oke langsung saja saya jawab satu persatu ya,,,,

      1. Setiap channel youtube yang baru dibuat pastinya akan melalui review konten dan mesti memenuhi persyaratan tersebut om (4.000 jam tayang + 1.000 subs).

      2. Kalau bikin channel youtubenya sih gak ada batas maksimalnya, bebas aja sih mau buat sebanyak-banyaknya, asal agan kuat aja ;-D.
      Nah,,, jika yang ditanyakan adalah berapa channel youtube yang bisa ditautkan ke akun adsense non hosted, maka jumlah maksimalnya adalah sebanyak 500 channel youtube/blog. Terserah mau mengkombinasi (menautkan) blog sekaligus juga channel youtube, yang penting jumlah maksimal dari kedua akumulasi blog + youtube tersebut adalah sebanyak 500 tautan (dalam satu akun adsense).

      3. Setahu saya sih enggak gan,,, jika channel YT dibanned berarti itu hanya sebatas pelanggaran tingkat situs. Biasanya penyebab banned channel YT adalah melakukan pelanggaran berupa reupload dalam jumlah masif. Terkecuali jika agan melakukan pelanggaran dengan melakukan klik iklan sendiri, nah pada kasus ini dapat beresiko terkena sanksi tingkat akun dan dapat menyebabkan akun adsense dibanned.

      Demikian menurut hemat saya, semoga dapat membantu.

      Delete
  21. Bang aku ini seblumnya fakum, bru aktif lagi 1 bulan terakhir, nah sdngkan wktu yang di kasih cuma 12 bulan, terhitung dari kapan dan terkahir nya kapan bang??

    Mhon pencerhannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aturan terbaru Youtube ini mulai berlaku serentak sejak tanggal 20 Februari 2018. Gak ada terakhirnya gan,,,peraturan ini berlaku sampai seterusnya.

      Terkecuali jika nanti Youtube merubah kebijakannya, itu lain soal. Terserah yang punya kawasan itu mah :-)

      Delete
  22. Mau tanya dong sy punya blog udh dikaitkan dgn google adsense ko..knp y saldonya ko tidak nambah2 lapoaran statistij msh nol trs apakah tidak terkait apa gmn y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blognya sudah di verifikasi dan di otorisasi pada setingan akun adsensenya apa belum gan?

      Delete
  23. Bang saya punya channel 1/2 tahun yang lalu tuh dan sempet dimonetasi sama peraturan yang lama. Udah ga pernah ane rawat tuh channel

    Dan skrang mau ane pake lagi karna subs udah lumayan bnyak 800an. Kira2 masih bisa dimonetSi ga tuh channel dengan peraturan yt yang sekarNg? Kan udah ane anggurin 1-2 tahun.

    Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentunya bisa gan,,, asalkan konten videonya original (bukan reupload).
      Kalau kontennya reupload, maka akan sulit melewati review, karena sekarang youtube makin ketat dan 'galak'.

      Tinggal kejar 200 subs lagi tuh gan,,, ayo semangat! :-D

      Delete

Post a Comment

-Di izinkan untuk membagikan artikel/konten yang ada di blog Bang Izal Toy ini.
- Mohon maaf sebelumnya : no iklan, no spam, no titip link
Semua akan masuk folder spam
- Penjelasan aturan selengkapnya silahkan lihat T.O.S
Terimakasih atas kunjungan Anda.

ARTIKEL PILIHAN

Monggo Ikuti Blog Ini

POSTINGAN TERPOPULER

5 PUSAT TOKO GROSIR PERLENGKAPAN BAYI DI JAKARTA

PUSAT GROSIR MAINAN ANAK DI JAKARTA Bagian 1 (Pasar Pagi Asemka)

5 PUSAT GROSIR AKSESORIS DAN PERNAK PERNIK WANITA TERLENGKAP DI ASEMKA

5 PUSAT TOKO GROSIR MAINAN HOBI DI ASEMKA (Die Cast Metal, Hot Wheels, Drone, RC Helikopter, Action Figure)

PELUANG USAHA TOKO PLASTIK DAN BAHAN KUE YANG PROSPEKNYA SEMAKIN MENJANJIKAN