Tips Usaha Rental Mainan Anak Agar Bisa Sukses

Membeli mainan anak memang hal yang menyenangkan. Terkadang, seorang ibu merasa kebahagiaan anak terletak dari banyak tidaknya mainan di rumah. Padahal, mainan anak bukanlah investasi yang baik. Umur anak bertambah dan mainan yang dibeli semakin tahun semakin tidak sesuai dengan kebutuhan anak. Oleh karena itu, maka hadirlah usaha rental mainan anak sebagai solusinya.

Usaha ini sangat layak untuk Anda coba. Yuk kita ulas lebih lanjut!

Beberapa Tips Agar Sukses Mendirikan Usaha Rental Mainan Anak

Diantaranya sbb:

1. Tepat dalam Menentukan Segmen Pasar Usaha 

Walaupun anak-anak sendiri sudah merupakan segmen, namun tentukan anak usia berapa yang akan dikelola. Mainan untuk bayi, balita dan usia sekolah dasar tentu berbeda. Oleh karena itu tentukan segmen ini karena akan berpengaruh pada jenis mainan yang akan disewakan.

Jika memang usaha ini akan menggarap semua segmen yang ada di pasar anak-anak, pastikan bahwa benar-benar tahu jenis mainan untuk usia yang berbeda-beda. 

Menentukan segmen ini penting karena akan mempermudah dalam menjalankan promosi penjualan. Jika ragu-ragu, perbanyak referensi mengenai segmentasi pasar. Cobalah untuk sering-sering men-survey jasa penyewaan mainan anak yang ada di sekitar daerah Anda.

Jasa penyewaan mainan anak ini ada yang modalnya relatif kecil, dan ada pula jasa rental mainan anak yang modalnya terbilang besar. Salah satu contoh jasa rental mainan yang modalnya kecil adalah rental mainan ekavator.

Tips Usaha Rental Mainan Anak Agar Bisa Sukses
Salah Satu Usaha Rental Eskavator Sedang Diserbu Anak-anak.

Jenis rental mainan yang satu ini sedang sangat populer pada saat ini. Biasanya jasa sewa mainan eskavator ini selalu diserbu oleh anak-anak. Anda bisa melihat salah satu contohnya pada foto dibawah ini.

Untuk membuka usaha rental mainan eskavator ini modalnya relatif terjangkau. Untuk skala kecil, misalnya 5 unit mainan eskavator, maka modal awal sekitar 5 jutaan sudah cukup untuk memulai. Jika Anda punya modal 10 jutaan atau lebih, maka tentu akan jauh lebih baik. Sebab Anda akan mampu menyediakan unit mainan eskavator dalam jumlah banyak.

2. Perlunya Menyiapkan Modal yang Cukup Besar Untuk Jenis Rental Mainan Mahal 

Jika pada contoh sebelumnya diatas adalah rental mainan yang modalnya cukup terjangkau, maka untuk poin nomor 2 ini kita akan mengulas tentang rental mainan anak yang modalnya tergolong besar.

Beberapa contoh rental mainan mahal ini adalah jasa penyewaan mobilan aki yang bisa dinaiki anak-anak dan mainan rumah-rumahan (Note: Semacam benteng atau puri raksasa yang terbuat dari karet tebal dan berisi angin. Biasanya permainan ini banyak dijumpai pada acara pasar malam).

Usaha rental mainan anak ini akan memerlukan modal yang lumayan besar. Harga mainan anak seperti mobil dan motor aki, serta hewan yang berdaya listrik itu terbilang mahal. Untuk 1 unit mobil aki saja modalnya sekitar 2 hingga 3 jutaan.

Nah, bila Anda ingin menyediakan rental 5 unit mainan mobil aki, maka Anda harus mengucurkan modal 10 hingga 15 jutaan. Belum lagi biaya modal untuk sewa tempat. Pastinya permainan mobil aki ini butuh area yang luas. Jadi bila kita perkiraan modal unit barang plus semua biaya operasional, setidaknya akan membutuhkan modal 40 hingga 50 jutaan rupiah untuk buka usaha rental mainan ini.

Info Menarik Lainnya : Grosir Mainan Serba 5000 Dan Contoh Produk Yang Laku Sepanjang Masa





Tips Usaha Rental Mainan Anak Agar Bisa Sukses
Ilustrasi Rental Mobil Aki.

Begitu pula dengan rental mainan anak lainnya seperti rumah-rumahan puri atau benteng, permainan papan seluncur dari jenis yang berukuran besar, dan berbagai wahana permainan lainnya, maka semuanya itu juga membutuhkan modal yang besar.

Oleh karena itu, jika Anda ingin membuka rental mainan jenis ini, maka persiapkan keuangan dan permodalan. Selain itu Anda harus memperhitungkan semuanya dengan cermat. Jangan sampai salah kalkulasi sehingga malah bikin Anda jadi rugi.

Salah satu tips dan trik jitu dalam memulai usaha rental mainan mahal ini adalah; mulailah dari skala kecil terlebih dahulu. Maksudnya saya, jangan ujug-ujug pas baru buka usaha langsung borong 10 mobil aki misalnya. Pelan-pelan saja dulu, mulailah dari beli 2 atau 3 unit mobil aki terlebih dahulu.

Dan jangan lupa untuk mengamati perkembangan usahanya Anda. Jika ternyata sambutan dari konsumen (para orang tua dan anaknya) bagus, maka barulah mulai Anda pikirkan untuk mengembangkan jasa rental mainan Anda itu untuk menjadi lebih besar lagi. Misalnya menambah unit mobil aki Anda jadi 5 atau 6 unit. 

Bahkan jika usaha Anda sudah semakin besar, dan Anda ingin benar-benar serius untuk menggeluti usaha ini, maka bolehlah Anda tambah unitnya lebih banyak lagi. Misalnya jadi 8 atau 10 unit mobil/motor listrik. Seiring berjalannya waktu, unit jasa rental mainan ini bisa Anda tambah dengan karakter hewan berdaya listrik.

Untuk menambah modal, maka Anda bisa berkongsi dengan saudara atau teman (yang bisa dipercaya). Dengan begitu modal bisa dibagi ke beberapa orang yang terlibat, begitu pula dengan urusan manajemen usaha.

Tentu persentase dari hasil usaha yang Anda dapatkan akan jauh lebih besar, sebab Anda adalah founder dan pemilik usaha tersebut. Saudara atau teman Anda yang menanam saham juga akan mendapatkan hasil laba sekian persen (misal 15 atau 25 persen dari laba bersih, tergantung seberapa besar jumlah saham mereka).

3. Pilih Lokasi yang Strategis

Menentukan lokasi yang strategis sangat penting untuk usaha rental mainan ini. Carilah tempat yang ramai dikunjungi anak-anak seperti pusat perbelanjaan atau taman. Untuk menambah pemasukan, bisa menyewakan mainan di event-event musiman seperti car free day atau event lainnya seperti bazaar atau festival.

Ketika memilih lokasi di pusat perbelanjaan, carilah tempat yang strategis. Usahakan tempat usaha mudah dilihat dan sering dilalui orang. Biasanya, usaha rental mainan ini terletak di dekat escalator. Selain itu, jika memilih berlokasi di taman, usahakan taman yang dekat dengan pemukiman warga dan sering dikunjungi anak-anak.

4. Membangun Jaringan untuk Pengembangan Bisnis

Ketika lokasi usaha sudah ditentukan dan usaha sudah berjalan, sekarang saat yang tepat membangun jaringan. Perbanyak kenalan di bidang event organizer. Bisa dengan menjajaki kerja sama dengan mereka ketika ada event ulang tahun atau festival. Kirimkan proposal kerja sama yang menerangkan bahwa usaha rental mainan anak akan menjadi salah satu vendor untuk acara ulang tahun anak.

Selain itu, perbanyak mengikuti seminar dan pelatihan. Dengan banyak mengikuti seminar dan pelatihan, pengetahuan tentang dunia usaha akan bertambah. Ini penting untuk kelangsungan dan perkembangan bisnis. Bangun komunikasi yang baik dengan sesama pengusaha rental mainan anak. Semakin banyak rekan di bisnis ini, semakin banyak pengetahuan dan informasi yang bisa saling dibagi.

Info Menarik Lainnya : JN Toys, Toko Grosir Mainan Remote Control Termurah dan Terlengkap di Asemka

5. Kelola Keuangan dengan Teliti

Analisa setiap sen uang yang akan dikeluarkan atau didapatkan. Sebelum memulai usaha, pastikan apa saja biaya yang akan dikeluarkan. Modal akan dikeluarkan dari tabungan atau dengan sistem kredit di bank. Semuanya harus diperhitungkan dengan matang untung ruginya. Buatlah daftar barang apa saja yang akan dibeli.

Misalnya, untuk di awal, pasti akan mengeluarkan biaya untuk mainan anak-anak, sewa tempat, biaya perbaikan, gaji karyawan, serta biaya operasional. Proyeksikan kebutuhan ini untuk 6 bulan atau 1 tahun. Uang sejumlah kebutuhan 6 bulan atau 1 tahun itulah yang harus dimiliki sebelum memulai usaha. Dengan begitu, keuangan selama melakukan usaha tidak akan terganggu.

6. Terapkan Strategi Promosi yang Tepat Sasaran

Ketika lokasi usaha adalah di pusat perbelanjaan, pasanglah banner atau iklan yang mudah terlihat oleh pengunjung ketika memasuki area perbelanjaan. Selain itu, bisa juga diterapkan program kupon. Misalnya, setiap 10 kali kunjungan, akan mendapatkan 1 kali kunjungan gratis. Selain itu, data pelanggan juga bisa dijadikan sarana mempromosikan usaha.

Usahakan untuk menyediakan buku tamu yang berisi nama, tanggal lahir, nomor telepon, social media account dan alamat. Agar tempat main selalu diingat oleh anak, kirimkan pesan promo setiap tanggal ulang tahun anak. Bagi yang berulang tahun, mendapatkan gratis 1 kali kunjungan. Selain itu, promosikan juga usaha di sosial media.

7. Rutin Melakukan Perawatan Mainan

Mainan yang disewakan rentan rusak. Entah karena pemakaian yang terlalu sering atau karena ada anak-anak yang merusak mainan yang disewa. Semua kemungkinan kerusakan itu harus diperhatikan. Alokasikan keuntungan setiap bulannya untuk biaya perawatan dan perbaikan mainan. Perhatikan juga kebersihan dan keamanan mainan anak yang disewakan.

Usaha rental mainan anak tentu akan merugi jika banyak mainan yang rusak karena minim perawatan. Usahakan di akhir hari untuk mengecek kualitas mainan. Buat checklist tentang semua mainan di akhir hari. Berapa yang rusak dan berapa yang dalam performa bagus. Biasakan untuk disiplin melakukan perawatan dan perbaikan ini demi kelangsungan bisnis.

8. Rekrut Karyawan yang Memahami Dunia Anak-Anak

Usaha yang dekat dunia anak-anak harus mengedepankan sikap ramah dan menyenangkan. Pekerjakan karyawan yang menyukai dunia anak-anak. Usahakan mereka sabar mengawal dan menemani anak selama menyewa mainan. Carilah karyawan yang komunikatif. Bisa jadi beberapa anak awalnya takut untuk mencoba mainan di rental mainan yang dijalankan.

Namun dengan karyawan yang persuasif namun juga ramah, anak jadi tidak takut untuk mencoba. Selain itu, carilah karyawan yang jujur dan ulet. Terapkan sistem shift, pagi dan sore. Sistem shift ini untuk efisiensi gaji dan juga untuk menjaga performa karyawan tetap baik.

9. Garap Pasar yang Beragam

Selain menggarap pasar yang ada di pusat perbelanjaan, pengusaha juga bisa menggarap pasar orang rumahan. Seperti diketahui, mainan anak yang berukuran besar seperti rumah-rumahan yang lengkap dengan perosotan atau ayunan itu mahal. Selain itu, usia anak yang terus bertambah membuat mainan adalah investasi yang buruk. Maka dari itu, menyewa mainan bisa jadi pilihan ibu-ibu. Mainan yang dimiliki di rental bisa disewakan ke rumah-rumah dengan sistem pembayaran bulanan.

Dengan begini, pelanggan yang dimiliki menjadi lebih beragam. Pasarkan juga usaha mainan di rumah sakit bagian anak, sekolah-sekolah playgroup dan TK, daycare, atau bisa juga di restoran. Sebarkan flyer dan juga promosikan jasa rental mainan anak di media sosial.

Walaupun usaha rental mainan anak ini tergolong bermodal besar, namun peluang usaha terbuka lebar. Anak-anak akan selalu ada begitu pula kebutuhan bermainnya. Jalinlah kerja sama dengan berbagai pihak seperti rumah sakit, event organizer, sekolah dan juga perorangan agar bisnis semakin berkembang. Perbanyak juga pengetahuan mengenai jenis mainan yang sedang digemari anak-anak.

Info Menarik Lainnya : Cari Mainan Mobil Aki Anak Pakai Remote yang Murah? 7 Toko Mainan di Asemka inilah Tempatnya

Demikianlah info tentang tips rental mainan anak yang patut untuk Anda coba.
Semoga sukses selalu untuk Anda.

Salam.

Penulis by : Bang izal.

0 Response to "Tips Usaha Rental Mainan Anak Agar Bisa Sukses"

Post a Comment

-Di izinkan untuk membagikan artikel/konten yang ada di blog Bang Izal Toy ini.
- Mohon maaf sebelumnya : no iklan, no spam, no titip link
Semua akan masuk folder spam
- Penjelasan aturan selengkapnya silahkan lihat T.O.S
Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel