Widget HTML Atas

Berapa Sih Modal Usaha Bakso? Yuk Kita Ulas Bareng

Bakso adalah jajanan sejuta umat. Rasa bakso yang gurih dengan tekstur yang lembut dipadukan dengan kuah kental dan gurih membuat orang sulit menolak. Gurihnya rasa bakso berbanding lurus dengan gurihnya bisnis bakso. Modal usaha bakso yang tidak terlalu besar membuat banyak orang ingin terjun ke bisnis ini.

Bisnis kuliner memang tidak pernah mati. Salah satunya bisnis bakso dimana selalu ada pasar untuk setiap lini bisnisnya. Mulai dari bisnis baksonya saja hingga warung bakso.


Berapa Sih Modal Usaha Bakso? Yuk Kita Ulas Bareng




Mungkin ada diantara Anda yang bertanya: "Emang kisaran berapa sih modal usaha bakso?"



Modal usaha bakso bervariasi tergantung segmen yang akan digarap. Pembahasan kali ini akan dibahas berapa modal yang diperlukan untuk membuka usaha bakso.

Potensi Usaha Bakso


Bakso seolah hadir di setiap kesempatan dan tempat. Hampir di semua restoran Indonesia ada bakso dalam daftar menu mereka. Belum lagi gerobak bakso yang selalu ada di setiap ujung jalan. Warung-warung bakso juga tumbuh subur layaknya jamur. Ini artinya, bisnis bakso selalu punya tempat. Modal usaha bakso sangat tergantung pada besar kecilnya usaha.

Bakso adalah makanan rakyat, jadi tidak heran kalau kehadirannya memang dinantikan apalagi di musim hujan. Bakso dalam bentuk konvensional biasanya hadir dalam bentuk bakso urat, bakso halus, atau bisa juga bakso isi telur. Namun, semakin kesini, bakso hadir dalam berbagai bentuk dan varian. Misalnya bakso beranak, bakso aci, bakso sayur, dan juga bakso bola tenis.

Apa pun bentuknya, usaha bakso rata-rata sukses karena faktor rasa. Saat ini juga banyak bakso kekinian yang ramai pengunjung. Hal ini membuktikan bahwa bagaimanapun bakso dikemas atau dijajakan, selama rasanya enak, orang akan kembali.

Bakso adalah jajanan untuk segala usia. Perbedaannya hanya pada pilihan kedai bakso saja. Untuk orang-orang tua, biasanya mereka lebih percaya pada bakso konvensional. Apalagi jika kedai bakso itu sudah menjadi langganan mereka sejak lama. Sedangkan anak muda dan millennials, mereka lebih terbuka dan senang menjajal kedai bakso baru.

Kedai bakso baru seperti Bakso Budjangan adalah contohnya bagaimana kedai bakso dikemas lebih modern. Tampilan kedai didesain retro serta menu baksonya juga variatif. Mulai dari bakso keju, bakso wagyu, bakso super dan juga bakwan malang. Seperti telah disinggung di atas, selama rasa bakso itu enak, pelanggan akan kembali lagi.

Bagi yang ingin terjun ke usaha di dunia kuliner, membuka kedai bakso tidak ada salahnya. Pasar untuk usaha ini tidak pernah sepi dan selalu ada. Kuncinya adalah rasa yang enak dan juga promosi yang tepat. Malahan, untuk beberapa bakso yang laris, mereka tidak perlu memasang iklan. Dari mulut ke mulut saja orang sudah banyak tahu.

Info Menarik Lainnya : Cara Membuat Bakso Yang Dijamin Enak Dan Laris Untuk Jualan

Perkiraan Modal Usaha Bakso


Modal usaha bakso itu relatif. Semakin besar warung bakso, maka semakin besar juga kebutuhan modalnya. Apalagi jika memutuskan untuk memproduksi bakso sendiri. Proses produksi untuk bakso berkualitas cukup banyak. Namun, jika ingin praktis, bisa saja membeli bakso dari supplier bakso yang terjamin rasanya.

Kali ini akan dibahas mengenai perkiraan usaha kedai bakso sederhana dengan ukuran kios di ruko 1 lantai. Perkiraan modal usaha bakso ini bisa berubah tergantung harga di pasaran ketika akan mengeksekusi usaha. Berikut ini perkiraannya:

Biaya Investasi:


Etalase: Rp2.500.000
Peralatan Masak: Rp2.000.000
Peralatan Makan: Rp2.000.000
Meja Kursi: Rp5.000.000
Peralatan Lain: Rp1.000.000
Total: Rp12.500.000

Biaya Operasional per Bulan:


Gaji Karyawan 2 orang: Rp3.000.000
Sewa Tempat: Rp2.000.000
Daging sapi (3kg/hari x 30 hari): Rp9.000.000
Bumbu-bumbu: Rp1.500.000
Mi putih dan kuning (2kg/hari x 30 hari): Rp300.000
Pangsit (1kg/hari x 30 hari): Rp300.000
Listrik, air, kebersihan: Rp750.000
Gas LPG (1 tabung/hari x 30 hari): Rp600.000
Biaya operasional lain: Rp1.000.000
Total Rp. 18.450.000

Dari perhitungan modal usaha bakso ini, diasumsikan penjualan sebanyak 50 porsi sehari. Harga per porsi bakso adalah 12.000. Jadi, keuntungan per bulannya adalah sebagai berikut :

Pendapatan        : 15.000 x 50 x 30 = 22.500.000

Keuntungan       : 22.500.000 – 18.450.000 = 4.050.000


Modal usaha bakso ini bisa kembali dalam waktu sekitar 3 bulan jika didasarkan pada perhitungan biaya investasi dibagi keuntungan. Namun, perlu diingat bahwa dalam perkiraan ini belum dimasukkan biaya penyusutan dari investasi yang dikeluarkan. Jadi, keuntungan dan lama modal kembali bisa sedikit bergeser.

Ada berbagai macam cara mencari modal usaha. Sumbernya bisa didapatkan dari tabungan atau pinjaman. Pinjaman kadang identik dengan riba atau bunga yang mencekik. Opsi lainnya adalah dengan berkongsi dengan teman atau saudara. Opsi terakhir ini lebih menguntungkan karena ada pembagian tugas dalam menjalankan usaha. Selain itu, masalah keuangan bisa disokong oleh semua pihak yang berkongsi.

Info Menarik Lainnya : Cara Membuat Nasi Goreng Lezat Berbagai Varian Untuk Jualan

Tips Sukses Membuka Usaha Kedai Bakso


Perkiraan modal usaha bakso yang sudah dijelaskan sebelumnya perlu diimbangi dengan aksi nyata. Aksi nyata itu adalah segera membuka kedai bakso. Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan agar kedai bakso bisa laris dan berkembang. Simak penjelasannya berikut ini:

Kualitas Rasa Nomor Satu


Rasa dan tekstur bakso yang enak adalah yang gurih dan lembut. Gunakan daging kualitas baik serta jangan terlalu banyak memberi tepung. Selain itu, gunakan bumbu-bumbu asli yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk kuah bakso, gunakan rebusan tulang sapi yang direbus dengan rempah-rempah. Tujuannya adalah agar rasa kuah gurih dan teksturnya kental.

Cari Lokasi yang Potensial


Lokasi yang potensial adalah yang dekat dengan pasar potensial usaha. Misalnya dekat dengan perkantoran, kampus, perumahan atau di pusat perbelanjaan. Usahakan agar akses ke kedai mudah dan ada lahan parkir. Memang, dengan adanya layanan antar jemput makanan, masalah lokasi ini tidak begitu masalah. Namun, untuk menjaga profesionalitas, maka hal-hal di atas tadi perlu diperhatikan.

Gunakan Promosi yang Tepat


Strategi promosi penjualan yang unik bisa mendongkrak penjualan di kedai bakso. Misalnya dengan menggandeng influencer atau food blogger. Selain itu, promosi di media sosial seperti Instagram juga bisa dicoba namun harus konsisten memposting caption dan foto. Sebenarnya, promosi yang paling efektif adalah mulut ke mulut. Syaratnya, rasa dan pelayanan harus prima.

Info Menarik Lainnya : Resep Jajanan 1000an Untuk Jualan (Bisa Dicoba Di Rumah)

Jalankan Usaha dengan Jujur

Kejujuran adalah kunci kesuksesan tampaknya bukan sekedar isapan jempol. Jujur dalam usaha kedai bakso adalah dalam hal pembuatan bakso itu sendiri. Gunakan daging sapi asli kualitas baik dan jangan mencampurnya dengan bahan lain. Apalagi jika campurannya daging kualitas buruk, tepung yang terlalu banyak, atau malah daging busuk. Gunakan tulang sapi agar kuah gurih daripada MSG yang berlebihan.

Berikan Pelayanan yang Baik


Pelayanan yang baik meliputi sikap ramah pada pelanggan, kebersihan kedai, dan juga kecepatan pelayanan. Seenak apapun makanan jika harus menunggu terlalu lama bisa membuat selera makan hilang. Oleh karena itu, usahakan penyajian cepat disertai pelayanan yang ramah. Jangan juga lupakan kebersihan area makan dan pembuatan bakso.

Nah, semoga dengan adanya pembahasan mengenai modal usaha bakso dan tips suksesnya semakin membuat orang yakin akan usaha ini. Usaha makanan rakyat ini telah terbukti menghidupi banyak orang dan terus dicari oleh masyarakat.

Demikianlah info tentang kisaran modal usaha bakso, mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk Anda.

Penulis by : Bang izal.

No comments for "Berapa Sih Modal Usaha Bakso? Yuk Kita Ulas Bareng"