Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML Atas

Toko Kelontong Modal 50 Juta, Yuk Merintis Usaha Kerakyatan

 

Toko Kelontong Modal 50 Juta, Yuk Merintis Usaha Kerakyatan

Toko kelontong modal 50 juta - Saat ini banyak sekali bermunculan peluang usaha untuk membuka toko kelontong. Walaupun hanya toko kelontong, namun apabila berada di lokasi yang tepat dan jauh dari perkotaan maka sangat memungkinkan bila usaha ini menjadi pilihan yang sangat menggiurkan.

Toko kelontong modal 50 juta rupiah ini termasuk cukup besar dengan berbagai produk yang dijual. 

Mulai dari sembako, pulsa, hingga peralatan dapur dan memasak.

Bila memiliki tempat usaha sendiri maka keuntungan tidak perlu disisihkan untuk modal sewa tempat periode berikutnya. Namun, apabila tempat usaha masih sewa, maka setidaknya harus lebih getol lagi dalam promosi agar cepat terkumpul dana untuk sewa tempat bahkan membeli tempat usaha tersebut.

Toko Kelontong: Era Dulu vs Era Sekarang

Toko kelontong adalah toko yang menjual segala kebutuhan pokok yang memang benar-benar digunakan setiap harinya. Berbeda dengan toko khusus, toko-toko ini pasti ada hampir di setiap kelurahan bahkan di setiap lingkungan rumah. Perkembangan toko kelontong dari masa ke masa mengalami perkembangan.

Seperti sebuah toko kelontong yang berdiri pada tahun 1980-an, setelah hampir 30 tahun merubah wajahnya menjadi salah satu waralaba minimarket terbesar di Indonesia. Toko kelontong yang dimaksud adalah Indomaret yang saat ini hampir ada di setiap tepi jalan raya. Nah, apakah perbedaan toko kelontong dulu dan sekarang? Perbandingan ini dapat dijadikan acuan untuk membuka toko kelontong yang tak kalah seperti minimarket.

Era Dulu

Nah, toko kelontong dulu pasti memiliki sesuatu yang khas di benak para pembelinya. Mulai dari bentuk, penataan, bahkan cara melayani. Namun, dari semua ciri tersebut terdapat 3 hal yang menandakan bahwa sebuah toko kelontong masih menganut gaya lama.

Kesan tidak rapi

Pertama, toko kelontong dahulu dianggap tidak rapi dalam segi penataan. Ya, memang bila dibandingkan dengan toko modern, toko kelontong dulu menata sesuai dengan keterjangkauan penjualnya dalam mengambil barang. Gaya toko kelontong ini sering ditemui di pasar tradisional dan daerah-daerah di sekitar kita.

Jarang pakai nota

Setiap penjualan jarang memakai nota. Disadari atau tidak, toko kelontong umumnya menggunakan hitungan di atas kepala dan harga yang memang sudah dihafalnya. Tak heran bila beberapa kali ke sana terkadang mendapati harga yang sedikit berbeda. Hal yang paling menarik adalah dikarenakan tidak ada nota, maka kertas bekas boks rokok dan jajanan pun berubah menjadi nota dadakan untuk membantu proses menghitung.

Stok barang jarang dipantau

Dulu, stok barang jarang sekali dipantau. Ya hal ini dikarenakan pemilik toko hanya berfokus pada produk-produk yang laris manis saja seperti sembako yang wajib di stok segera. Sebagai contoh, beras, gula pasir, minyak goreng, LPG, air mineral galon, susu bayi sehingga toko kelontong modal 50 juta ini mengeluarkan banyak modal untuk menyediakan stok barang-barang best seller tersebut.

Era Sekarang 

Lain halnya dengan toko kelontong sekarang ini. Toko kelontong modal 50 juta rupiah bisa menjadi toko kelontong yang memiliki standar layaknya minimarket namun harga masih lebih bersahabat bila dibandingkan dengan toko modern. Saat ini banyak sekali toko kelontong yang bertransformasi menjadi lebih maju dengan mengadopsi sistem swalayan melalui program CSR perusahaan seperti SRC (Sampoerna Retail Community), kemitraan Indogrosir, dan masih banyak lagi.

Makin rapi dan tertata

Saat ini toko-toko yang mengikuti program seperti SRC dan kemitraan Indogrosir mulai berbenah diri agar tidak kalah saing dengan toko modern dengan cara merapikan produk yang dijualnya. Tatanan layout toko yang lebih terorganisir sehingga memberikan kesan rapi dan mempermudah pembeli untuk mencari produk yang ingin dibelinya.

Pakai sistem kasir modern

Berikutnya adalah penggunaan sistem kasir modern sebagai alat bantu untuk pembukuan toko setiap bulannya. Sistem kasir ini dapat dibeli beserta komputernya. Namun, ada juga aplikasi gratis yang cukup didownload melalui ponsel pintar dan kemudian disambungkan dengan printer thermal portable.

Stok dipantau

Lalu, karena dahulu stok ini termasuk hal yang diremehkan, maka saat ini stok wajib diperbarui dengan adanya sistem kasir. Jumlah stok persediaan dan jumlah barang yang terjual akan muncul stok terupdatenya. Fungsi dari stok yang terupdate ini agar pemilik toko bisa memantau produk apa saja yang harus di restock.

Info Menarik Lainnya : Rincian Modal Usaha Minimarket Mandiri (Panduan Lengkap)

Peluang Toko Kelontong Modern

Dari toko kelontong yang ada sekarang, toko kelontong modern lebih diminati oleh pembeli. Ya, toko kelontong modal 50 juta rupiah bisa menjadi toko kelontong modern yang membuka peluang besar untuk meraih keuntungan yang besar lho! 

Berikut 3 alasan toko kelontong modern dapat menjadi peluang yang bagus:

1. Tren Perkembangan Zaman

Pertama adalah tren perkembangan zaman yang menuntut segala aspek untuk mengikuti arus modernisasi termasuk toko kelontong. Toko kelontong modern, dengan penataan layaknya pasar swalayan namun harga tetap merakyat adalah salah satu kunci agar toko ini dipilih oleh masyarakat. Selain itu, di zaman yang serba online menuntut pemilik toko untuk menyediakan layanan belanja online via Whatsapp yang kemudian diantarkan langsung ke rumah pembeli.

2. Diminati berbagai kalangan

Kedua, toko kelontong modern diminati berbagai kalangan karena barang yang dijual lebih beragam. Terlebih bila toko kelontong modal 50 juta mampu menyediakan berbagai macam kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Baik anak-anak maupun dewasa, bahkan orang tua pun akan memilih toko tersebut karena produk yang dijual beragam jenisnya dengan harga terjangkau.

Info Menarik Lainnya : Berapa Modal Usaha Sembako? Dan Apa Saja Tips Suksesnya? Yuk Kita Ulas

3. Lebih menarik dikunjungi

Tak kalah menarik dari minimarket ataupun pasar swalayan pada umumnya, agar lebih menarik banyak pengunjung dan pembeli bisa dengan menyediakan layanan WiFi gratis. Tentu, agar tak merugi, di depan toko kelontong tak ada salahnya menyediakan warung kopi dengan gorengan. Warung kopi ini bisa didesain seperti Point Cafe di Indomaret, atau warung kopi dengan kearifan lokal namun tetap menyediakan layanan WiFi gratis ini diperuntukan bagi pembeli.

Sekarang Toko Kelontong 50 Juta Rupiah Rasanya Mirip Minimarket Lho!

Berbagai macam pertanyaan pasti timbul untuk mewujudkan toko kelontong modern yang nyaman. Mulai dari jumlah modal toko kelontong, apa saja yang dijual, apa saja yang persiapkan dan masih banyak lagi.  

Pertama, persiapkan barang dagangan atau produk yang dijual berdasarkan kategorinya. Mulai dari sembako seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng. Kemudian bumbu-bumbu dapur seperti penyedap rasa, garam, merica, dan sebagainya.

Lalu, siapkan juga alat dan produk kebersihan seperti pembersih lantai, deterjen, pelembut pakaian, sabun cuci piring, dan masih banyak lagi. Tak lupa alat kebersihan diri juga wajib dijual seperti sabun mandi, sampo, sikat dan pasta gigi, serta masih banyak lagi.

Kedua, siapkan rak dan etalase yang memudahkan pembeli untuk mengambil barang. Untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan, pemilik toko bisa memasang CCTV atau menggunakan kaca besar yang dipasang pada dinding atas toko. Hal itu diperuntukkan untuk mempermudah pemilik toko mengawasi barang jualannya.

Info Menarik Lainnya : 10 Contoh Desain Toko Kelontong Minimalis Yang Hemat Biaya

Ketiga, dengan modal sebanyak 50 juta rupiah berinvestasi pada sistem kasir modern merupakan hal yang bijak. Hal ini dikarenakan dengan adanya sistem tersebut, memudahkan pemilik dalam melakukan pembukuan, stok opname produk, dan melakukan pemeriksaan antara database dengan jumlah barang sesungguhnya.

Toko kelontong modal 50 juta rupiah sekarang bisa menjadi kenyataan. Apalagi bila pemilik toko kreatif dalam mengemas branding toko kelontong modern tersebut agar tidak kalah saing dengan minimarket. Nah, sangat menarik bukan? Inspirasi bisnis toko kelontong ini bisa dicoba lho!

Semoga sukses ya! 😉

Penulis by : Bang izal.

Post a Comment for "Toko Kelontong Modal 50 Juta, Yuk Merintis Usaha Kerakyatan "