Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Ganti HDD ke SSD untuk Perangkat Mac & Windows

Cara Ganti HDD ke SSD untuk Perangkat Mac & Windows

Hard disk adalah komponen penting di komputer yang berguna sebagai storage. Perkembangan teknologi membuat perubahan juga pada lokasi penyimpanan ini dimana ada yang namanya cara ganti HDD ke SSD. Tujuannya tentu saja agar bisa menyimpan lebih banyak serta meningkatkan performa perangkat.

Nyatanya, walaupun setiap hari menggunakannya, banyak orang yang belum tahu tentang kedua komponen penyimpanan itu. Nah, artikel kali ini akan mengulas bagaimana migrasi dari HDD (hard disk drive) ke SSD (solid state drives) dan mengapa hal itu sebaiknya dilakukan?

Pentingnya Beralih ke Solid State Drives

Ada beberapa alasan penting mengapa perlu melakukan upgrade ke SSD. Pertama yaitu bahwa hard drive yang satu ini bekerja jauh lebih cepat daripada HDD. Bagi yang sudah merasakannya, mereka akan mengatakan bahwa proses startup menjadi sangat singkat. Booting pun cuma memerlukan waktu tak lebih dari 15 detik.

Kedua, persentase kerusakan juga minim. Alasannya adalah karena komponen mekanisnya pun sedikit. Bagian dalam HDD terdiri dari cakram/disk yang berputar, sementara SSD tidak. Sebagai bantalan, udara beruap helium diisikan ke dalamnya. Artinya, gesekan berkurang dan jika karena beberapa hal perangkat jatuh, potensi tempat penyimpanan rusak jauh berkurang karena tak ada benturan.

Ketiga, pengguna yang suka multitasking atau membuka banyak aplikasi, pasti akan menyukai jenis hard drive ini. Tidak adanya lagging ketika bekerja di beberapa app membuat konsumsi baterai juga minim. Perangkat pun tidak berisik akibat tak ada gesekan dari komponen bergerak.

Cara Ganti HDD ke SSD

Terkadang, perangkat yang kita beli sudah diinstal hard drive disk di dalamnya. Mau tidak mau, jika ingin meminimalkan resiko dan mempercepat kinerja, harus menambahkan atau menggantinya dengan SSD. Bagi pengguna awam, proses upgrade ini mungkin terdengar menyeramkan karena bayang-bayang hilangnya data.

Padahal, mengganti komponen storage ini bisa dilakukan sendiri di rumah, lho. Berikut ini beberapa cara yang bisa dikulik:

1.  Mengganti ke SSD di Laptop Windows Tanpa Menginstal Ulang

Cara ini tergolong cepat karena tak perlu memasang lagi OS dan aplikasi ke perangkat namun cukup dengan mengkloningnya. Caranya dimulai dari menyambungkan SSD ke perangkat lewat USB cable. Pastikan juga belum ada partisi yang dibuat pada hard disk ini.

Selanjutnya yaitu menginstal software EaseUS Todo Backup kemudian jalankan dan langsung buat Emergency Disk dari sini. Lanjutkan dengan klik menu System Clone dan ikuti semua step di wizardnya sampai halaman akhir. Beri ceklis pada toggle Optimize for SSD dan Sector by Sector clone. 

Lakukan pengujian dengan cara Reboot memakai SSD baru tadi.

Info Menarik Lainnya : Cara Instal Ulang Laptop Windows 10 Dengan Berbagai Metode

2.  Ganti Menggunakan EaseUS Partition Master

Ketika ingin beralih ke SSD, cara kedua ini bisa dilakukan dan tak perlu menginstal OS baru lagi. Setelah diinstal, masuklah ke menu Migrate OS to SSD/HDD. Pengguna bakal disuguhi wizard yang harus diikuti sampai selesai. 

Di akhir bagian, klik Apply yang ada di bagian kiri. Windows akan langsung Reboot lalu ikuti saja prosesnya. Jika sudah, lakukan boot dengan menggunakan SSD baru tadi.

3.  Cara Migrasi SSD di Laptop Mac

Selain pada perangkat dengan sistem operasi Windows, komputer-komputer keluaran Apple juga bisa melakukan perpindahan dari HDD. Bahkan, pengguna bisa melakukannya sendiri dengan catatan dilakukan dengan kehati-hatian dan ketelitian.

Pertama, sediakan atau beli HDD Caddy yang nantinya dipakai untuk media mengganti optical drive menjadi SSD. Biasanya dalam satu paket sudah terdapat obeng yang nantinya dapat dipakai membuka bagian optic di laptop. Kemudian, pasang SSD, lalu tutup kembali bagian bawahnya.

Lakukan proses restart dan unduh Carbon Copy Cloner. Ini diperlukan untuk menduplikasi semua data dari drive-drive yang ada. Pengguna tidak harus melakukan duplikasi untuk semua file. Misalnya hanya ingin mengcopy aplikasi serta sistem operasi saja, hal ini diperbolehkan.

Info Menarik Lainnya : Cara Mengatasi Kamera Laptop Tidak Berfungsi (Windows 10)

Hal-Hal Penting Seputar Penggantian SSD

Beralih ke media penyimpanan yang satu ini memang tampak menggiurkan. Bagi pengguna yang membeli laptop dan sudah dilengkapi dengan SSD tentu tidak perlu terlalu pusing. Tetapi bagi yang tidak, tentu saja harus tahu apa saja poin penting mengenai perpindahan ini.

Pertama adalah soal harga, tidak selalu SSD ditebus dengan ongkos mahal. Dulu, media ini memang dibanderol tinggi tapi seiring waktu nilainya semakin turun. Perbanyak referensi sebelum membeli, ya. 

Kedua, jika tidak memiliki kemampuan memasang sendiri, ada baiknya meminta bantuan dari tempat pembelian. Konfirmasikan juga perihal garansi bahwa komponen ini tidak akan merusak laptop.

Yang ketiga, ingatlah bahwa sangat disarankan untuk tidak meletakkan data-data jenis media (foto, video, atau musik) pada komponen penyimpanan ini. Alasannya adalah karena ini bisa membuatnya penuh dan menimbulkan penurunan performa. Transfer file jadi lebih lama walaupun proses membuka program atau masuk ke laptop tidak mengalami perubahan.

Selain itu, menyimpan media bisa membuat umur SSD jadi pendek. Walaupun rata-rata produsen memberikan jaminan bahwa penulisan sebesar 10 GB baru akan merusak SSD di masa pakai 10 tahun. 

Gunakan alternative lain juga untuk penyimpanan data misalnya sistem cloud atau awan. Atau bisa juga dengan menginstal caddy yang sesuai untuk menggantikan fungsi CD drive di perangkat.

Info Menarik Lainnya : Cara Menggunakan VPN di Laptop MacBook dan Windows

Itulah tadi cara ganti HDD ke SSD dan beberapa poin penting soal penggantian yang perlu diketahui pengguna. Manfaat mengganti ke media penyimpanan baru ini selain mempercepat proses booting, membuka aplikasi lebih cepat, serta memungkinkan user untuk multitasking.

Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Cara Ganti HDD ke SSD untuk Perangkat Mac & Windows"