Rincian Lengkap Modal Usaha Laundry Untuk Yang Baru Memulai

Saat ini apapun yang ada disekitar kita bisa dijadikan sebuah usaha yang dapat menghasilkan keuntungan. Termasuk jasa mencuci pakaian atau yang lebih dikenal dengan laundry.

Modal usaha laundry pun sebenarnya tidak terlalu besar, sebab peralatan yang dibutuhkan tidak terlalu banyak . Jika memiliki modal yang cukup usaha ini bisa dijadikan bisnis yang cukup menjanjikan, lho.

Sekarang ini semua orang sudah hidup dalam dunia serba cepat. Jika ingin menuju ke suatu tempat, dapat memesannya lewat online. Jika tidak punya waktu untuk mencuci pakaian, dapat menaruhnya di Laundry. Jadi, bagi yang ingin merintis usaha rumahan bisa mencoba buka usaha laundry di rumah atau menyewa sebuah ruko.


Rincian Lengkap Modal Usaha Laundry Untuk Yang Baru Memulai

Tahapan Sebelum Melakukan Perincian Modal Usaha Laundry.

Sebelum melakukan perhitungan perincian modal usaha laundry, ada baiknya untuk menerapkan beberapa tahapan ini. Beberapa tahapan sebelum menentukan modal awal yang harus dikeluarkan untuk memulai usahanya. Hal ini berguna untuk merinci pengeluaran modal usahanya sehingga calon pengusaha tidak akan merugi. Berikut ini penjelasan mengenai tahapan yang harus dilakukan.

1. Lakukan Riset Lokasi dan Target Market.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, dengan melakukan riset lokasi serta target pasar untuk bisnis Laundry dapat membantu untuk menghitung modal yang akan dikeluarkan. Serta tahapan ini juga dapat membantu untuk menentukan harga jasa laundry.

Usahakan pilih lokasi yang strategis agar usaha yang akan dirintis berjalan dengan lancar. Tentukan juga target pasar yang tepat. Jika membangun usaha laundry ditempat yang tidak strategis dan minim target, maka usaha laundry kemungkinan tidak akan bertahan lama.

2. Catat Peralatan dan Perlengkapan Yang Dibutuhkan.

Sebelum membelanjakan modal usaha untuk membeli peralatan dan perlengkapan, lebih baik untuk mencatat terlebih dahulu kebutuhan yang akan dibeli. Seperti jika baru ingin membuka usaha ini, maka harus mencatat kebutuhan yang akan dipersiapkan. Dengan begitu modal awal yang akan dikeluarkan untuk membeli segala peralatan dan perlengkapan tidak akan berlebihan dan melebihi target.

3. Menghitung Pengeluaran Secara Seksama.

Setelah melakukan perincian atas keperluan yang akan dibeli, maka tahap selanjutnya adalah menghitung pengeluaran. Dengan menghitung semua pengeluaran yang dikeluarkan lewat modal usaha laundry. Maka akan dapat menentukan langkah selanjutnya untuk memulai bisnis ini. Sertakan pula biaya yang akan dikeluarkan dalam promosi dan juga biaya ‘dadakan’.

Jika sudah, ada baiknya juga untuk menambah biaya untuk gaji karyawan dalam pengeluaran. Meskipun belum merekrut karyawan, hendaknya dipersiapkan terlebih dahulu agar di masa depan tidak perlu lagi menarik biaya dari keuntungan usaha laundry.

4. Menguasai Teknik Mencuci dan Menyetrika Yang Baik.

Sebenarnya ini adalah hal utama yang harus dilakukan ketika mempertimbangkan membuka usaha laundry. Bukan hanya tentang mengerti cara mencuci. Namun juga cara membagi pakaian berdasarkan jenisnya.

Ada pakaian yang bahannya tidak dapat masuk ke dalam mesin cuci, ada pakaian yang mudah luntur bahkan ada juga pakaian yang harus melewati fase mencuci selama dua kali.

Perlu juga memperhatikan jenis detergen yang dipakai. Jenis detergen haruslah sesuai dengan jenis-jenis pakaian yang berbeda. Hal itu perlu diketahui oleh calon pengusaha laundry. Karena dengan mengetahui hal itu maka hasil pakaian yang dicuci akan maksimal sehingga dapat meningkatkan omset penjualan.

5. Membuat Logo dan Nama Usaha Laundry.

Tentu saja ketika ingin membuka usaha laundry, maka harus juga memperhatikan logo dan nama usaha tersebut. Ini berguna untuk memasang spanduk di depan tempat usaha dan juga brosur promosi. Dengan mempunyai logo dan nama usaha, maka laundry yang dibuka akan mudah dikenal oleh para konsumen.

Pengeluaran untuk hal ini juga harus langsung dicatat ke dalam biaya pengeluaran usaha. Dengan begitu, modal yang dikeluarkan akan tertata dengan baik.

6. Menghitung Biaya Jasa Pengambilan dan Pengantaran Pakaian.

Pada masa kini, kebanyakan masyarakat sudah menggunakan transportasi online untuk memudahkan kegiatan masing-masing. Keberadaan transportasi online dapat berguna untuk para pengusaha laundry. Dengan mempersiapkan kerjasama dengan jasa antar online, maka dapat menambah pasaran laundry. Pertimbangkan untuk menaruh uang jasa antar langsung pada biaya atau tidak.

Biasanya konsumen akan menanyakan terlebih dahulu perihal kesediaan toko untuk mengantar pakaian yang telah di-laundry. Konsumen pun dapat mengambil secara langsung jika ingin dan tidak perlu memasukkan biaya antar pada struk pembayaran.

7. Melakukan Promosi.

Media promosi kini semakin banyak. Seiring berjalannya waktu, dunia yang semakin canggih kini memudahkan para pengusaha untuk memasarkan usahanya ke khalayak ramai.

Media social dapat digunakan untuk media promosi. Selain dapat dilihat banyak orang, media social adalah cara paling gampang untuk meningkatkan penjualan dengan promosi seminim mungkin.

Tidak hanya melalui media sosial, promosi dari mulut ke mulut pun harus tetap dilakukan. Hal ini dikarenakan tidak semua orang bermain dengan media sosial, jadi melakukan promosi secara online maupun offline perlu dilakukan.

Perincian Modal Usaha Laundry.

Setelah mengetahui tahapan apa saja yang harus dilakukan sebelum merincikan modal awal, maka tahap selanjutnya adalah merinci atau menghitung modalnya. Dengan menggunakan catatan keperluan yang tertulis diatas, maka biasanya pengusaha pemula membutuhkan beberapa barang penting seperti mesin cuci, setrika, timbangan dan lain-lain. Berikut ini perinciannya.

1. Peralatan Utama

Peralatan utama adalah segelintir barang-barang besar yang diperlukan ketika membuka usaha laundry. Barang itu haruslah ada di tempat usaha sebagai sarana laundry itu sendiri. Peralatan ini yang wajib dibeli saat memilih untuk usaha laundry.

Kira-kira perhitungan untuk modal peralatan utama sebagai berikut:

Mesin Cuci @2 Rp 1.500.000 x 2 = Rp. 3.000.000
Setrika @1 = Rp. 250.000
Timbangan Pakaian @ = Rp. 500.000
Total Rp. 3.750.000

2. Perlengkapan.

Perlengkapan ini merupakan perincian barang-barang tambahan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan Laundry. Semua perlengkapan ini sangat dibutuhkan oleh calon pengusaha laundry untuk memulai usahanya. 

Berikut rinciannya:

Rak Kayu = Rp. 500.000
Meja dan Kursi 1 Set = Rp. 400.000
Gantungan Pakaian = Rp. 250.000
Plastik = Rp. 150.000
Detergen cair 10 botol @ Rp 25.000 = Rp. 250.000
Pewangi Pakaian 10 botol Rp 25.000 = Rp. 250.000
Pemutih Pakaian 10 botol Rp 25.000 = Rp. 250.000
Total = Rp. 2.050.000

3. Biaya Operasional.

Biaya operasional seperti listrik, air, telepon, pulsa, kuota bahkan sewa tempat juga harus dihitung sebagai pengeluaran agar perencanaan biaya dapat terinci dengan baik. Sertakan pula biaya ‘dadakan’ yang harus dipersiapkan serta gaji karyawan untuk kebutuhan masa depan.

Biaya Listrik = Rp. 300.000 / bulan.
Biaya Air = Rp. 500.000 / bulan
Biaya Telepon = Rp. 200.000 / bulan
Sewa Tempat = Rp. 1.000.000 / bulan
Gaji Karyawan = Rp. 500.000 / karyawan
Modal tambahan = Rp. 2.000.000 / bulan
Total = Rp. 4.500.000 / bulan

Jika semua telah dihitung, maka totalkan secara keseluruhan hingga didapatkan perincian modal usaha laundry yang dibutuhkan. Total perincian modal usaha laundry sementara ini adalah Rp.10.300.000.

Perincian biaya ini berguna apabila calon pengusaha baru ingin membuka dan juga tidak mempunyai tempat usaha sehingga harus menyewa tempat. Jika calon pengusaha sudah memiliki tempat, maka abaikan bagian sewa tempat dan tambahkan modal tambahan untuk keperluan di masa depan.

Mengapa Laundry Kini Semakin Dibutuhkan?


Rincian Lengkap Modal Usaha Laundry Untuk Yang Baru Memulai


Banyaknya masyarakat yang sudah sibuk dengan aktivitasnya menjadikan kegiatan mencuci pakaian seringkali terlupakan. Banyaknya wanita pekerja, mahasiswa bahkan keluarga kecil sekalipun sudah jarang mendapatkan waktu untuk mencuci pakaian. Apalagi saat ini sebagian besar orang lebih suka dengan hal-hal yang praktis, termasuk masalah mencuci pakaian. Maka dari itu solusi usaha ini ditemukan.

Dengan adanya keberadaan usaha ini, maka para masyarakat yang sibuk ini tetap dapat melaksanakan pekerjaannya dengan pakaian rapi dan wangi. Selain itu, harga jasa laundry yang lebih murah dari sekedar membeli detergen menjadikan beberapa mahasiswa, wanita karier ataupun ibu rumah tangga memilih menitipkan pakaian mereka dengan jasa ini.

Dengan membandingkan pengeluaran yang akan mereka keluarkan apabila mencuci sendiri dengan menitipkan pada laundry, menjadikan opsi untuk menitipkan pakaian pada jasa laundry menjadi pilihan utama.

Kendala Usaha Laundry.


Tentunya membuka usaha memilki resikonya sendiri. Beberapa kendala akan terjadi bahkan menghambat kegiatan usaha. Namun harusnya dengan beberapa kendala itu dapat dimanfaatkan menjadi cara untuk merubah usaha seperti yang diinginkan konsumen agar omset yang didapat tetap stabil.

Berikut ini ada beberapa kendala yang akan dihadapi saat memulai usaha laundry:

1. Kerusakan Alat.

Tentu saja ini merupakan kendala dalam usaha laundry. Ketika salah satu alat pendukung rusak dan membutuhkan waktu perbaikan, maka akan menghambat usaha itu sendiri. Ada baiknya mempersiapkan barang dengan menyediakan barang lebih dari 1 unit. Hal ini dilakukan untuk mencegah apabila terjadi kerusakan pada alat yang lain. Lalu gunakan modal tambahan yang diperhitungkan sejak awal untuk memperbaiki kerusakan barang tersebut.

2. Komplain Para Pelanggan.

Istilah pelanggan adalah raja merupakan kalimat yang paling sering didengar oleh para pengusaha. Para pengusaha diwajibkan mengikuti semua kemauan konsumen untuk menambah minat konsumen terhadap usaha mereka. Dan salah satunya adalah pengusaha juga harus mendengarkan komplain konsumen baik dari segi baik maupun buruk. 
Untuk itu, sebagai pemilik usaha harus tetap bersikap ramah dan meminta maaf apabila ada kesalahan. Dan menjadikan segala komplain yang diberikan sebagai acuan untuk kedepannya agar lebih baik lagi.

3. Masalah Limbah Cucian.

Seringkali tempat usaha sewaan tidak memiliki saluran air yang bagus sehingga menimbulkan sisa cucian yang menyumbat. Limbah cucian itu akan mengeluarkan bau tidak sedap seiring berjalannya waktu dan itu bukanlah hal yang bagus untuk tempat usaha. untuk itu perhatikan terlebih dahulu sebelum menyewa satu tempat. Dari segi kelayakan hingga biaya sewa yang ditawarkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kemudian hari.

4. Masyarakat Sudah Banyak Memiliki Mesin Cuci.

Masa kini, membeli mesin cuci bukanlah hal yang sulit lagi. Untuk itu sebagai pemilik usaha, hendaknya memperhatikan terlebih dahulu lingkungan tempat usaha. usahakan cari di sekitar kost mahasiswa, rumah kontrakan ataupun penginapan keluarga lainnya. tempat seperti itu biasanya akan membutuhkan jasa laundry lebih banyak daripada lingkungan perumahan dan sekitarnya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai modal usaha laundry serta penerapan usaha itu sendiri. Seperti yang diketahui bahwa ketika memulai usaha haruslah memperhitungkan baik buruknya. Bahkan hingga aspek kendala yang akan didapat ketika memiliki usaha.
Segala sesuatunya harus direncanakan dan juga diperhitungkan dengan matang agar meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan mempertimbangkan hal-hal seperti itu, maka usaha yang dijalankan akan sukses.

Semoga bermanfaat.

Nantikan artikel menarik selanjutnya. Salam.

Penulis by : Bang izal.

0 Response to "Rincian Lengkap Modal Usaha Laundry Untuk Yang Baru Memulai"

Post a Comment

-Di izinkan untuk membagikan artikel/konten yang ada di blog Bang Izal Toy ini.
- Mohon maaf sebelumnya : no iklan, no spam, no titip link
Semua akan masuk folder spam
- Penjelasan aturan selengkapnya silahkan lihat T.O.S
Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel