Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML Atas

7 Cara Jualan Online Laris yang Jarang Diketahui Orang

Cara jualan online laris - Jualan secara online banyak dilakukan oleh pelaku usaha saat ini. Selain mudah dan praktis hampir semua produk bisa dijual secara online. Tapi tidak semua orang yang berjualan online itu jualannya laris.

Nah, lalu bagaimana cara jualan online laris?

Berbisnis secara online ternyata bukan cuma sekedar bergabung di e-commerce atau platform online lainnya seperti Gojek atau Grab. Ada banyak hal-hal lain yang harus diketahui agar produk bisa laku dijual secara online. Jangan khawatir, tidak perlu gelar profesor untuk bisa melakukannya. Yuk, cari tahu dari pembahasan di artikel ini.

Sebab-sebab Produk Gagal Dijual di Online

Kadang penjual produk di online terburu-buru melempar produknya tanpa ada riset dan perencanaan yang benar. Akibatnya, produknya gagal dan tidak laku terjual. Walaupun mudah, tetap

Hal pertama yang menyebabkan produk gagal adalah soal harga. Terlalu murah atau terlalu mahal menjual produk bisa jadi bencana bagi produk itu sendiri. Apalagi jika produk yang dijual sudah banyak beredar di pasar. Tentu konsumen akan ragu membeli sebuah produk yang sama dengan harga yang jauh lebih mahal atau terlalu murah.

Kedua, produk sudah menurun permintaannya. Misalnya, produk fashion yang modelnya sudah outdated. Tentu peminatnya akan jarang sekali. Atau bisa juga produk mainan anak yang sudah tidak populer lagi. Mainan si komo tentu populer di tahun 90’an, kalau dijual saat ini, mungkin ada yang membeli tapi tidak bisa membukukan banyak penjualan.

Ketiga, pelayanan yang buruk. Pelayanan buruk mencakup sikap dari seller, respon dari seller, dan juga kesigapan seller menangani setiap masalah pembelian dan pengiriman. Pembeli tidak akan peduli apa yang sedang dihadapi seller, mereka hanya mau pelayanan yang terbaik. Jadi, sedikit saja kesalahan dalam pelayanan bisa berakibat fatal bagi penjualan produk.

Cara Jualan Online Laris yang Jarang Orang Tahu

Orang banyak berpikir jualan online cukup dengan menjualnya di medsos, WA group atau join ke e-commerce. Ternyata ada cara yang lebih efektif mendongkrak penjualan, lho. 

 

7 Cara Jualan Online Laris yang Jarang Diketahui
Ilustrasi. Foto by : Jualanlaris.net

Berikut ini cara jualan online laris yang bisa dikulik:

1. Jual Produk yang Ada Pasarnya

Pasar identik dengan permintaan. Untuk itu, produk yang dijual haruslah yang memiliki permintaan tinggi di pasar. Yaitu produk-produk yang memang dibutuhkan oleh pasar. Bagaimana mengetahui kebutuhan sebuah pasar? Tentu saja dengan melakukan riset. Jangan takut, riset ini bisa dilakukan bahkan oleh pemula.

Pertama, tentukan kepada siapa akan berjualan. Pasar dengan umur, tingkat penghasilan, dan lokasi tempat tinggal. Setelah mengetahui hal ini, tentu akan lebih mudah menemukan produk yang mereka butuhkan. Riset juga bisa ditemukan melalui mesin pencari. Ketikkan saja produk yang akan dijual, lalu lihat bagaimana ratingnya di mesin pencari. Produk di urutan teratas itulah yang paling laris.

2. Mempertemukan Produk dan Pembeli

Di dunia online, produk dan pembeli bertemu melalui platform e-commerce atau sosial media. Kedua media inilah yang harus dimiliki oleh penjual. Milikilah media sosial yang berfungsi sebagai alat promosi produk dengan mengunggah konten-konten bermutu terkait produk dan segala brandingnya.

Pada e-commerce produk bisa didongkrak penjualannya. Arahkan orang untuk membeli produk melalui platform e-commerce karena ini bisa memunculkan kepercayaan di benak konsumen. Jangan salah, e-commerce lebih dipercaya oleh orang daripada media sosial seperti Facebook atau Instagram dalam hal pembelian produk.

Artikel Menarik Lainnya : 7 Trik Jualan Online Agar Cepat Laku (Olshop Wajib Nyimak)

3. Pasang Iklan

Jangan abaikan kekuatan iklan. E-commerce atau marketplace besar memiliki opsi optimasi penjualan yaitu iklan. Pelajarilah bagaimana masing-masing platform itu menjalankan opsi iklan ini untuk para seller-sellernya.

Selain iklan di marketplace, iklan yang bisa digunakan adalah Adz. Tentu saja untuk pilihan ini, website toko online harus memiliki konten-konten yang relevan, bermutu, dan juga SEO friendly. Toko online yang memiliki rating bagus di mesin pencari akan semakin kebanjiran pengunjung dengan mengaktifkan Google Ads.

4. Ganti Bahasa Promosi

Kata-kata yang digunakan pada konten promosi menentukan tertarik tidaknya audience. Penggunaan kata-kata yang tepat juga sangat penting untuk meningkatkan penjualan. Jualan online bisa tambah laris dengan mengganti kata-kata yang mulai terdengar biasa saja bagi audience.

Contohnya adalah mengganti kata-kata dengan cara berikut ini:

Murah Þ Terjangkau

Khusus Þ Spesial

Beli Þ Miliki

Produk Þ Solusi

Potongan harga Þ Penawaran Spesial

Kata-kata di atas sangat mempengaruhi alam bawah sadar audience. Mau tidak mau, audience adalah individu-individu yang cenderung egois dan akan langsung terpikat dengan sesuatu yang lebih memuaskan. Mereka akan meninggalkan hal-hal yang biasa saja dan mencari yang lebih baik.

Artikel Menarik Lainnya : 10+ Jenis Produk Jualan Online Paling Laris Saat Ini (Serta Cara Menemukannya)

4. Tonjolkan Keunggulan Produk

Audience atau konsumen harus langsung diberi tahu tentang keunggulan produk. Jangan gunakan copy yang panjang dan berbelit-belit tapi singkat dan tepat sasaran. Misalnya, jika produk yang dijual adalah produk minuman kesehatan, maka langsung tunjukkan khasiat dari minuman itu. Bisa dengan kata-kata seperti ini : Bandrek Pas untuk Kesehatan, Jaherbal Cocok untuk Tubuh Fit, dsb.

5. Gunakan Teknik Upselling

Teknik upselling ini sangat efektif untuk meningkatkan penjualan dan merupakan salah satu cara jualan online laris. Teknik upselling merupakan strategi meningkatkan penjualan dengan cara menawarkan sesuatu yang lebih pada customer.

Siapkan fitur pada toko online ketika customer sudah melihat atau memilih barang. Misalnya tombol “you might want this” pada katalog atau keranjang. Contohnya, pada toko online yang menjual tas ransel, tawarkan kepada customer tas ransel multifungsi yang harganya lebih mahal namun manfaat yang bisa didapat lebih banyak.

6. Teknik Cross-Selling

Walaupun terdengar mirip dengan teknik upselling, cross-selling adalah menawarkan produk lain yang masih berhubungan dengan produk yang dibeli. Produk yang ditawarkan ini akan menambah manfaat atau kenyamanan pada produk yang dibeli di awal.

Sebagai contoh, toko online produk sepatu menawarkan kaos kaki, pengharum sepatu, desinfektan sepatu, atau bahkan shoe cleaner tissue. Penawaran seperti ini akan lebih menarik jika dikemas dengan promo yang catchy. Misalnya beli sepatu merek A, bisa membeli produk shoe cleaner kit dengan harga yang lebih ekonomis.

7. Tingkatkan Kualitas Konten di Media Sosial

Hampir semua online shop memiliki media sosial karena inilah tempat paling asik untuk mengunggah konten. Karena medsos adalah tempat yang interaktif, maka konten-konten yang diunggah juga harus interaktif. Kualitas konten dan gambar harus bagus agar pembeli tertarik dan percaya pada produk.

Instagram menjadi showcase paling menarik untuk mengunggah konten produk. Maka, pastikan foto produk lebih tajam dan bersih. Selain itu, buat foto produk dengan angle dan komposisi yang baik. Percaya atau tidak, audience mudah tertarik dan percaya pada produk yang fotonya bersih, tajam, dan menarik.

Artikel Menarik Lainnya : The Power of Margin 10 Persen, Strategi Merebut Pasar Online Shop Paling Ampuh

Cara jualan online laris tentu saja tidak terbatas pada 7 cara di atas. Penjual tetap harus mengelola produk dan tokonya dengan benar. Produk yang kuat dan dibutuhkan pasar adalah produk yang akan selalu laku dijual. Agar laris, maka cobalah untuk mempraktekkan cara-cara di atas.

Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat untuk Anda semua.

Salam.

Penulis by : Bang izal.

Post a Comment for "7 Cara Jualan Online Laris yang Jarang Diketahui Orang"