Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Plafon PVC? Ulas Yuk!

Cara menghitung kebutuhan plafon PVC - Seperti yang telah kita ketahui, plafon berfungsi sebagai penutup rangka atap rumah. Ada beragam jenis plafon yang beredar dipasaran. Mulai dari yang berbahan kayu, triplek, eternit, gypsum, GRC, PVC, dll.

Nah khususnya untuk plafon PVC (Polivinil Klorida), ini merupakan jenis plafon yang (biasanya) banyak digunakan untuk perkantoran, gedung mewah, hotel, apartemen, restoran, dll. 


Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Plafon PVC Ulas Yuk!
Ilustrasi. Foto by : Tukang Jadi Jadian (Youtube).

Setelah membaca keterangan diatas, mungkin akan timbul pertanyaan dibenak Anda: "Kalau begitu, plafon PVC ini harganya mahal ya?"

Jawabannya: Kalau soal mahal sih sebenarnya relatif ya,,,, karena bagi sebagian orang yang mampu, plafon PVC itu tidaklah mahal. Tapi kalau diukur atau membandingkannya dengan beberapa jenis plafon lain, maka plafon PVC ini memang harganya sedikit lebih mahal.

Namun harga yang lebih mahal itu pastinya berbanding lurus dengan kualitasnya.

Itulah sebabnya kenapa (kebanyakan) yang memakai plafon PVC ini adalah gedung mewah, perkantoran, dan tempat-tempat bisnis. Pilihan ini disebabkan karena plavon PVC memiliki banyak kelebihan.

Diantaranya: 

1. Bahan plafon PVC memiliki sifat lentur dan ringan. Selain itu, PVC juga tidak akan lapuk dan terurai, sehingga awet dipakai dalam jangka waktu yang lama. Keawetan ini disebabkan karena bahan polymer isosianat yang terkandung didalamnya.

2. Bahan PVC juga tidak mampu dimakan oleh rayap, sehingga membuatnya jadi tahan bocor. Sebenarnya ini masih ada kaitannya dengan poin nomor 1 diatas. Jadi karena plafon PVC tidak mampu dimakan rayap, itulah sebabnya jenis plafon ini tidak pernah lapuk dan terurai.

3. Plafon PVC juga punya ciri khas bahan yang kuat dan tidak mudah pecah. Sangat berbeda sekali dengan jenis plafon gypsum atau triplek yang mudah pecah dan lapuk.  

Nah, karena berbagai keunggulan yang dimiliki oleh plafon PVC tersebut, maka tidak mengherankan kalau jenis plafon ini lebih dipilih oleh mereka yang lebih mengutamakan sisi kualitas. 

"Lalu, bisakah masyarakat umum menggunakan plafon PVC ini?" 

Ooh tentu saja bisaa,,,, malahan bagus banget, karena akan bikin plafon rumah Anda menjadi lebih tahan lama. 😊

Cara Menghitung Kebutuhan Plafon PVC

Namun karena harganya cukup mahal, maka sebaiknya Anda jeli dalam mengkalkulasikan jumlah plafon PVC yang akan diperlukan. Tujuannya agar jangan sampai plafon yang dibeli jadi berlebih, 'kan jadi mubazir.

Nah, bagaimana cara menghitung kebutuhan plafon PVC?

Mungkin metode dibawah ini bisa membantu Anda. Simak sampai tuntas yuk.

Cekidot!

1. Menghitung Luas Ruangan

Hal pertama dalam cara menghitung kebutuhan plafon PVC, tentu saja dengan mengukur luas ruangan. Karena meskipun yang akan dikerjakan nantinya hanya pemasangan plafon/atap saja, namun luas ruangan seluruhnya juga sangat menentukan.

Hal ini juga yang akan menentukan berapa lembar plafon PVC yang akan dibeli. Contohnya jika ruangannya berukuran besar, tentu saja akan membutuhkan lembaran plafon yang lebih banyak, jika dibandingkan dengan ruangan yang kecil. Contohnya pada rumah tipe 36, maka luas ruangan seluruhnya yaitu 36 meter persegi.

Info Menarik Lainnya : 5 Kelebihan & 1 Kekurangan Jenis Plafon GRC, Simak Yuk!

2. Mencari Tahu Luas Langit-langit yang akan Dipasang Plafon

Setelah menghitung luas ruangan, barulah kemudian mencari tahu luas langit-langit yang akan dipasang plafon. Caranya bisa dilakukan, dengan mengambil ukuran dari luas tiap ruangan. 

Misalnya luas ruang tamu ditambah dengan luas ruang kamar tidur, kamar mandi dan yang lainnya. Artinya, jumlah keseluruhan yang diperoleh adalah luas langit-langit yang akan dipasang plafon.

Metode lainnya, bisa dilakukan dengan menghitung luas lantai pada setiap ruangan. Dengan begitu, angka akhir yang didapat dari keseluruhan luas bangunan merupakan luas langit-langit yang akan dipasangi plafon PVC. 

Contohnya untuk rumah tipe 36, maka luas ruangannya sekitar 36 meter persegi. Sehingga luas langit-langitnya juga sekitar 36 meter persegi.

3. Menghitung Lembar Plafon PVC yang Dibutuhkan

Setelah kedua cara tadi telah dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah mencari tahu berapa lembar plafon yang harus dibeli. 

Saat ini, ukuran plafon PVC yang dijual di pasaran memiliki ukuran sekitar 3 meter, 4 meter, 5 meter dan 6 meter.Sementara untuk lebarnya, rata-rata berkisar 20 cm, dengan ketebalan sekitar 6-8 mm.

Cara menghitung kebutuhan plafon PVC yang bisa dilakukan, yaitu dengan menghitung luas ruangan dengan panjang dan lebar dari plafon. 

Misalnya luas ruangan dan langit-langit untuk rumah tipe 36, adalah 36 meter persegi. Sedangkan lembaran plafon PVC yang akan dipasang berukuran 3 meter. Maka perhitungannya adalah 36 meter persegi  x 3 meter x 20 cm = 60 lembar.

Info Menarik Lainnya : 7 Kelebihan & 2 Kekurangan Bahan Plafon Gypsum, Simak Yuk!

4. Mencari Tahu Harga Plafon PVC

Baru setelah mengetahui berapa lembar plafon yang dibutuhkan, maka cara mengetahui kebutuhan plafon PVC selanjutnya tentu saja dengan mencari tahu harga di pasaran. Untuk plafon jenis ini umumnya memiliki tipe, ketebalan serta  harga yang berbeda-beda.

Contohnya saja, tipe PVC Shunda, Indah Plafon, gloss white, doff white, drain gloss brown wood, white bubble, dan masih banyak lagi. Harganya juga berbeda-beda, dari mulai 12 ribu hingga 66 ribu per lembar.

5. Menghitung Lembar Plafon PVC yang Dibutuhkan dan Total Harga Plafon yang akan Dibeli

Jika harga plafon PVC telah diketahui, maka selanjutnya tinggal mencari tahu berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk membeli plafon PVC yang diinginkan. Misalnya saja, jenis plafon PVC yang akan dibeli yaitu tipe doff white dengan ketebalan 8 mm x 20 cm.

Untuk harga plafon tipe tersebut yaitu sekitar 24 ribu rupiah per lembar. Maka cara menghitung anggarannya yaitu, 60 lembar x Rp24.000,- = Rp1.440.000,-. 

Dengan demikian, total harga yang harus disediakan untuk membeli kebutuhan plafon PVC tipe doff white (untuk rumah tipe ukuran 36 meter), yaitu sekitar jumlah yang telah disebutkan di atas.

Itu beberapa cara menghitung kebutuhan plafon PVC yang bisa dilakukan. Tujuannya agar pemasangan bisa akurat dan tidak melebihi budget yang ada. Dengan pengukuran yang tepat, maka kesalahan dalam menetapkan jumlah lembar plafon PVC dapat diminimalisir.

Info Menarik Lainnya : Kelebihan & Kekurangan Bahan Plafon Kalsiboard untuk Rumah

Semoga informasi diatas bermanfaat. Nantikan artikel menarik selanjutnya ya. 😉

Post a Comment for "Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Plafon PVC? Ulas Yuk!"