Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML Atas

Contoh Bisnis Plan Sederhana Untuk Mahasiswa & Cara Membuatnya

Contoh Bisnis Plan Sederhana Untuk Mahasiswa & Cara Membuatnya

Contoh Bisnis Plan Sederhana - Pada saat kuliah, biasanya mahasiswa jurusan tertentu diberikan tugas untuk menjalankan sebuah bisnis. Jadi dosennya mendorong agar para mahasiswa itu dapat mempraktekkan ilmu yang telah dipelajarinya di kampus.  

Nah sebelum melakukan eksekusi dilapangan, maka sebaiknya para mahasiswa itu membuat bisnis plan terlebih dulu sebagai langkah awal dalam bisnisnya. 

Artikel ini akan menguraikan contoh bisnis plan sederhana untuk mahasiswa secara lengkap & detail.

Yuk kita ulas selengkapnya hingga tuntas!

Mungkin sekilas terkesan bikin rumit, namun sebenarnya bisnis plan itu memiliki banyak manfaat bagi seorang pebisnis. 

Apa sebab?

Karena bisnis plan akan dapat membantu rencana bisnis berjalan dengan lancar. Selain itu, bisnis plan juga akan memberikan informasi atau gambaran yang jelas kepada investor. Jika usahanya tampak menjanjikan, maka bisa jadi ada investor yang merasa tertarik untuk ikut berinvestasi pada bisnis tersebut.

Cara Membuat Bisnis Plan yang Bagus & Informatif

Saat mencari contoh bisnis plan sederhana untuk mahasiswa, maka carilah contoh yang informatif. 

Untuk membantu para mahasiswa dalam membuat bisnis plan, maka berikut ini ada beberapa hal yang harus dicantumkan, yaitu:

1. Latar Belakang

Hal pertama yang harus dijelaskan dalam sebuah bisnis plan adalah latar belakang bisnis. Orang seringkali menyebut latar belakang sebagai executive summary, karena menjelaskan bisnis yang akan dibangun secara singkat beserta alasannya.

Pada bagian ini tuliskan juga bagaimana ide bisnis tersebut muncul dan alasan untuk membangunnya. Apabila sudah banyak bisnis yang sejenis, maka jangan lupa untuk menjelaskan apa kelebihan dan apa perbedaan dari bisnis yang akan dibangun (jika dibandingkan dengan yang sudah ada).

Pada saat menjelaskan alasan pembuatan bisnis, jangan lupa untuk menjelaskan peluangnya, baik dari segi keuangan serta masyarakat sekitar. Sebuah bisnis yang bagus tidak akan memikirkan keuntungan finansialnya saja, tapi juga manfaatnya bagi orang di sekitar.

Untuk membuat bagian latar belakang terlihat lebih kredibel dan meyakinkan, maka cantumkan juga tinjauan Pustaka atau hasil penelitian dari sumber terpercaya

Contoh; bagi yang ingin membuka kedai kopi, maka jelaskan manfaat mengkonsumsi kopi berdasarkan sebuah penelitian (sebutkan sumbernya). Dengan begitu, sehingga pembaca akan semakin yakin bahwa usaha kedai kopi ini memang pantas untuk dibangun.

2. Penjelasan Visi & Misi Bisnis

Setelah menjelaskan usaha secara detail, saatnya menuliskan apa visi dan misi bisnis tersebut berdiri. 

Visi merupakan tujuan masa depan sebuah organisasi atau perusahaan. Pada umumnya visi bersifat jangka panjang dan lebih berorientasi ke depan. 

Pastikan visi yang dibuat itu telah dijelaskan secara detail dan memang memungkinkan untuk dicapai. Salah satu contoh visi sebuah bisnis yaitu; bisa menjadi warung kopi terbaik dan dapat diterima oleh masyarakat Indonesia.

Berbeda dengan visi, misi merupakan cita-cita jangka pendek dan lebih berorientasi pada masa kini. 

Jadi dapat dikatakan bahwa misi adalah langkah-langkah untuk mencapai visi yang berjangka lebih panjang. Contoh misi yang dapat dilakukan untuk mencapai visi diatas adalah; memberikan cita rasa kopi yang unik dan selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.

3. Gambaran Bisnis & Produk yang Akan Dibangun

Ini merupakan salah satu bagian penting dalam bisnis plan. Berbeda dengan bagian sebelumnya, pastikan untuk memberikan informasi secara detail, agar calon investor mendapatkan gambaran yang jelas mengenai bisnis tersebut.

Pertama, jelaskan jenis usaha yang akan dijalankan, apakah sebuah jasa atau ada produk yang akan dijual. Apabila menjual jasa, maka jelaskan jenis jasanya serta kelebihannya. Sedangkan bagi yang menjual produk, maka jelaskan secara umum, produk-produk apa yang akan dijual dalam bisnis tersebut.

Bagi yang menjual makanan atau minuman, maka cantumkanlah bahan andalan dari produk tersebut. Sehingga nilai jualnya akan bisa tinggi, karena produk tersebut terlihat berbeda (unik) jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Selain itu, informasikan rencana lokasi strategis yang dipilih untuk tempat bisnis tersebut. Gunanya agar dapat memberikan gambaran kepada para investor, mengenai peluang usaha jika dijalankan di lokasi yang ditargetkan itu. 

Terakhir, jangan lupa mencantumkan target pasar hingga estimasi harga dari produk yang akan dijual.

Info Menarik Lainnya : 10+ Ide Peluang Bisnis Untuk Mahasiswa Yang Mudah Dilakukan

Contoh Bisnis Plan Sederhana Untuk Mahasiswa

Setelah memahami cara pembuatan bisnis plan dengan detail seperti diatas, maka saatnya melihat contoh bisnis plan sederhana untuk mahasiswa. 

Bagi yang sedang ingin membuat bisnis plan, berikut ini ada contoh yang dapat dijadikan panduan:

1. Bab Latar Belakang Usaha

Untuk memahami lebih detail mengenai bisnis yang akan dibangun, berikut penjelasan singkat mengenai Warung Kopi Tradisional beserta visi dan misinya.

a. Latar Belakang

Selain kaya akan rempah-rempah yang lezat, Indonesia ternyata juga kaya akan biji kopi. 

Indonesia memiliki berbagai jenis kopi terbaik yang berasal dari berbagai daerah. Selain harganya yang murah, rasanya pun tak kalah enak jika dibandingkan dengan kopi yang diimpor dari negara lain.

Kopi sendiri merupakan jenis minuman favorit semua orang, baik dari kalangan atas, menengah, hingga bawah sekalipun! Sayangnya tidak banyak orang yang tau mengenai biji dan rasa kopi yang berasal dari Indonesia. Melihat peluang ini, maka usaha warung kopi di Indonesia masih terbuka sangat lebar.

Info Menarik Lainnya : 7 Pilihan Usaha yang Cocok untuk Anak Muda, Cekidot!

b. Visi & Misi Warung Kopi Tradisional

Dalam menjalankan bisnis Warung Kopi Tradisional, tentunya ada tujuan jangka panjang dan pendek yang ingin dicapai, seperti berikut ini:

Visi:

Menjadi warung kopi terbaik dan paling enak di Indonesia

Misi:

Menghadirkan berbagai variasi kopi untuk konsumen

Memberikan pelayanan yang cepat dan tepat

2. Bab Gambaran Bisnis

Untuk mendapatkan gambaran mengenai bisnis yang akan dibangun, maka berikut adalah penjelasan umum mengenai bisnis Warung Kopi Tradisional.

a. Gambaran Warung Kopi Tradisional

Berikut penjelasan detail mengenai bisnis yang akan dibangun dan dikembangkan:

Nama: Warung Kopi Tradisional

Deskripsi: Warung kopi tradisional adalah sebuah warung kopi yang akan memperkenalkan serta menjual berbagai varian kopi khas Indonesia. 

Berbeda dengan warung kopi pada umumnya, Warung Kopi Tradisional akan menjual berbagai macam kopi khas Indonesia. Proses pembuatan racikan dilakukan oleh ahlinya, sehingga konsumen dapat merasakan lezatnya cita rasa biji kopi Indonesia.

Jam Operasional & Lokasi Penjualan: Jam 08.00 - 17:00, di kantin Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Target Pasar: Mahasiswa dan seluruh pengajar atau staff di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Estimasi Harga Jual: Rp 15.000 / cangkir

Info Menarik Lainnya : Tips Bisnis Online Khusus Untuk Mahasiswa, Cekidot!

3. Bab Rencana Anggaran

Berikut adalah rencana anggaran yang dibutuhkan, baik untuk modal hingga target pemasukan untuk setiap bulannya:

a. Detail Anggaran yang Dibutuhkan

Dalam menjalankan bisnis ini akan dibutuhkan beberapa peralatan dan perlengkapan selain biji kopi. Untuk lebih detailnya, berikut adalah rincian anggaran per bulan yang dibutuhkan untuk menjalankan Warung Kopi Tradisional.

3.1.1  Rincian Anggaran Peralatan

Untuk bisa menjalankan bisnis warung kopi, tentunya dibutuhkan peralatan dan fasilitas untuk membuat kopi. Beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kopi adalah gelas, kompor gas hingga alat khusus seperti grinder.

Sedangkan untuk menunjang berjalannya bisnis juga dibutuhkan beberapa fasilitas, yang nantinya akan digunakan pengunjung maupun para pegawai bisnis. 

Contoh fasilitas yang dibutuhkan dalam bisnis ini adalah meja, kursi, hingga gerobak untuk berjualan. Jika ditotal, maka estimasi kebutuhan anggaran untuk peralatan bisnis Warung Kopi Tradisional adalah Rp 4.160.000,-

3.1. 2 Biaya Operasional Tetap

Dalam bisnis ini, biaya operasional tetap sementara adalah gaji karyawan. Setiap harinya akan dibutuhkan minimal 2 pegawai untuk menjalankan bisnis tersebut. Jadi jumlah pegawai minimal 3 shift agar dapat bisnis dapat berjalan selama seminggu penuh. Dengan rincian ini, maka total biaya operasional yang dibutuhkan untuk membayar 3 pegawai adalah Rp 3.750.000,-

3.1.3    Biaya Operasional Tidak Tetap

Selain biaya operasional tetap, tentunya ada juga biaya operasional tidak tetap dalam menjalankan bisnis ini. Beberapa diantaranya adalah bahan baku, air, hingga listrik. Apabila bisnis berjalan selama 8 jam selama 5-6 hari, maka estimasi kebutuhan biaya operasional tidak tetap adalah Rp 2.350.000,-

b. Perhitungan Laba/ Keuntungan

Dengan target penjualan 30 kopi per hari, maka perkiraan pemasukannya selama 25 hari adalah Rp 18.750.000,- Sedangkan total pengeluaran baik dari biaya peralatan, hingga biaya operasional tidak tetap adalah Rp 10.260.000,- pada bulan pertama. 

Dengan perhitungan tersebut diatas, maka dapat diketahui bahwa pada bulan pertama keuntungannya bisa mencapai Rp 8.490.000,-

Kesimpulan

Itulah contoh bisnis plan sederhana untuk mahasiswa mengenai sebuah usaha bisnis kopi. Isinya komplit namun diuraikan dengan sederhana, sehingga para investor bisa memahami isinya dengan mudah. Jika memiliki contoh gambar bisnis atau produk yang akan dijual, sebaiknya jangan lupa untuk mencantumkannya juga.

Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Contoh Bisnis Plan Sederhana Untuk Mahasiswa & Cara Membuatnya"