Berapa Modal Usaha Baby Shop? Berikut Ini Penjelasan Lengkapnya!

Usaha baby shop kini menjadi incaran ibu-ibu muda karena prospeknya yang menjanjikan. Namun, sebenarnya berapa modal usaha baby shop yang harus dikeluarkan? Banyak sekali orang yang ingin memulai usaha ini, tapi terkendala oleh sedikitnya info yang tepat tentang besaran modal.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan perhitungan dan perincian yang mendetail. Terutama dalam menentukan modal awal sebelum memulai usaha ini.

Selain itu Anda harus menimbang prospek usaha ini dalam jangka panjang. Artinya Anda harus paham apa alasan yang membuat usaha ini prospeknya menjanjikan dan layak untuk Anda pilih.

Dan penulis sendiri berani menyatakan bahwa usaha ini termasuk tidak ada matinya.

Apa sebab?

Karena tingginya tingkat kelahiran bayi membuat perlengkapan bayi semakin diminati pasangan muda, sehingga memiliki prospek yang baik ke depannya.

Nah, terkait mengenai pertanyaan; "Berapa kisaran modal yang tepat untuk usaha baby shop ini?" Maka akan terjawab dengan beberapa contoh perhitungan yang akan dibahas secara rinci dibawah ini.


Berapa Modal Usaha Baby Shop Berikut Ini Penjelasan Lengkapnya!
Ilustrasi Toko Baby Shop.

Berikut penjelasan lengkapnya.

Beberapa Rincian Mengenai Modal Usaha Baby Shop.


Sebagai seorang pemula yang ingin mencoba usaha baby shop, maka harus mempersiapkan dan merincikan modal awal dengan baik. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi over budget saat membeli semua kebutuhan yang akan dijual.

Untuk lebih jelas dalam perincian modal usaha baby shop yang omsetnya menggiurkan itu, mari simak penjelasan berikut ini.

1. Modal Investasi Awal.


Yang pertama adalah penginvestasian modal awal dengan secara jelas. Yaitu merincikan kebutuhan yang akan dilengkapi dan juga biaya sarana dan juga prasarana.

Contoh :

Franchise Fee = 10.000.000
Renovasi ruangan = 24.000.000
Peralatan dan perlengkapan (furniture, AC, computer, etalase, dll) = 40.000.000
Biaya launching usaha = 6.000.000
Dana cadangan = 30.000.000

Total keseluruhan = 110.000.000

2. Biaya Operasional Bulanan.


Ini merupakan biaya yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Seorang pengusaha pemula juga harus merincikan pengeluaran yang akan keluar setiap bulannya untuk dapat menghitung berapa keuntungan per bulan yang didapat.

Contoh :

Karyawan 5 orang ( disesuaikan dengan pengadaan karyawan sesuai kebutuhan ) = 7.500.000
Listrik dan telepon = 700.000
Biaya antar delivery & ATK = 300.000
Lain-lain = 1.500.000

Total keseluruhan = 10.000.000

3. Asumsi Pendapatan.


Sebagaimana telah direncanakannya perincian bulanan, maka terdapat pula asumsi pendapatan yang dapat dijadikan perkiraan keuntungan yang akan masuk ke dalam kantong selama mengelola usaha ini.

Pendapatan.

Pendapatan dapat dihitung melalui asumsi harga pokok stok. Misalnya saja harga pokok stok adalah 150.000.000 dengan keuntungan per bulan 25 % (persentase keuntungan dapat disesuaikan dengan kemauan pemilik usaha).

= 150.000.000 x 25% = 37.500.000

Keuntungan.

Keuntungan diambil dari pengurangan jumlah pendapatan dengan biaya operasional yang keluar setiap bulannya. Untuk menghitung asumsi keuntungan dapat disesuaikan dengan pendapatan yang dihitung dengan laporan bayangan.

= Pendapatan - biaya operasional
= 37.500.000 - 10.000.000
= 27.500.000

Asumsi pendapatan ini dihitung dengan menggunakan sistem franchise dengan franchisee fee terendah Rp5 juta dan tertinggi Rp25 juta. Sistem franchise biasanya menggunakan sistem pembayaran di muka sehingga pemilik usaha dapat lebih mudah mengatur keuangan tempat usaha.

Apabila pemilik usaha tidak menggunakan sewa tempat maka persentase 25% yang sebelumnya terhitung dapat diabaikan dan dijadikan keuntungan utuh.

Artikel Menarik Lainnya : Rincian Modal Usaha Pakaian (Panduan Lengkap Untuk Pemula)

Langkah Perincian Modal Usaha Untuk Pembelian Barang.


Selain memudahkan ketika ingin membeli barang yang dimaksud, perincian ini juga dapat memberitahu berapa modal usaha baby shop yang harus dimiliki jika hanya membuka usaha baby shop tanpa kerja sama waralaba (franchise). Tentu saja hal ini akan lebih mudah dan dapat diawasi langsung tanpa mengganggu aktifitas pemilik usaha. Berikut ini langkah perincian berapa modal usaha baby shop untuk pembelian barang.

1. Rincikan Peralatan Yang Akan Dibeli.


Rincikan terlebih dahulu peralatan apa saja yang ingin dibeli sebelum menentukan harga dari barang tersebut. Untuk mengetahui pasaran dari produk yang akan dibeli dapat melalui informasi situs resmi untuk mendapatkan harga yang lebih jelas.

Misalnya seperti ini;

Baby Walker
Tempat Tidur bayi
Car seat
Ayunan bayi
Perlengkapan mandi
Popok
aneka mainan bayi
kursi bayi
meja
kursi
rak
etalase kaca
computer admin

Info Menarik Lainnya : 5 Pusat Toko Grosir Perlengkapan Bayi Di Jakarta

2. Tentukan Jumlah Barang Yang Akan Dibeli.


Setelah itu baru memperhitungkan banyaknya barang yang dibutuhkan untuk memulai usaha.  Tentukan dan juga hitung harga per barangnya lalu jumlahkan keseluruhan untuk mendapatkan total modal awal usaha barang baby shop.


Berapa Modal Usaha Baby Shop Berikut Ini Penjelasan Lengkapnya!
Ilustrasi Beberapa Contoh Produk Baby Shop.

Baby Walker 10 pcs = 2.000.000 x 10 = 20.000.000
Tempat Tidur bayi 10 pcs = 2.500.000 x 10 = 25.000.000
Car seat 10 pcs = 1.500.000 x 10 = 15.000.000
Ayunan bayi 10 pcs = 500.000 x 10 = 5.000.000
Perlengkapan mandi 50 set = 100.000 x 50 = 5.000.000
Popok 50 pcs = 150.000 x 50 = 7.500.000
aneka mainan bayi 100 pcs = 25.000 x 100 = 2.500.000
kursi bayi  10 pcs = 200.000 x 10 = 2.000.000
meja 5 pcs  = 400.000 x 5 = 2.000.000
kursi 5 pcs = 100.000 x 5 = 500.000
rak 5 pcs = 500.000 x 5 = 2.500.000
etalase kaca 10 pcs = 1.000.000 x 10 = 10.000.000
computer admin 2 pcs = 3.000.000 x 2 = 6.000.000

Total keseluruhan = Rp 103.000.000

3. Rincikan Modal Keseluruhan Untuk Membeli Barang.


Dengan mengadakan perincian yang tepat, diharapkan para pengusaha pemula dapat mengembangkan usahanya meskipun memiliki modal minim dan juga mengandalkan keterampilan. Jadi, jika disimpulkan sebenarnya berapa modal usaha baby shop? Keseluruhan modal usaha dapat dihitung dari perincian paling awal yaitu untuk kesiapan tempat dan juga prasarana.

Contoh :

Modal awal untuk prasarana = 110.000.000
Biaya operasional bulanan = 10.000.000
Modal awal untuk barang dagang = 103.000.000

Total keseluruhan = 223.000.000

Jika pengusaha pemula sudah memiliki tempat pribadi serta sudah memiliki fasilitas promosi melalui platform jual beli maka modal awal untuk prasarana dapat ditiadakan. Jadi, total keseluruhan modal awal usaha baby shop adalah Rp 113.000.000 saja. Tentu saja ini dapat lebih diminimalisir jika menginginkan barang di tempat usaha tidak terlalu banyak.

Artikel Menarik Lainnya : Cara Berbisnis Pakaian Di Rumah Bagi Pemula

Tips Membuka Usaha Baby Shop.


Setelah membahas mengenai rincian modal awal sebelum memulai usahanya, maka ada beberapa tips yang harus dilakukan sebelum memulai usahanya. Tips ini akan berguna terutama bagi para calon pengusaha yang ingin memulai usaha baby shop.

Berikut beberapa tipsnya:

1. Persiapkan Mental.


Dalam memulai usaha, mempersiapkan mental sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan banyaknya para pengusaha muda yang berlomba-lomba untuk mempertahankan usahanya. Begitu juga dengan para pengusaha baby shop. Jadi, jika baru memulai untuk buka usaha seperti ini, harus mempersiapkan mental yang kuat untuk bersaing secara sehat.

2. Susun Perencanaan Dengan Rapi.


Menyusun dan mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Hal ini bertujuan agar usaha yang nantinya akan dijalankan tidak akan berhenti di tengah jalan hanya karena perencanaan yang kurang matang. Dengan menyusun rencana dengan rapi juga akan mempermudah dalam menentukan modal awal yang akan dikeluarkan.

3. Cari Lokasi Yang Strategis.


Memilih sebuah lokasi untuk memulai usaha memang cukup sulit. Lokasi yang dipilih harus benar-benar strategis agar mudah mendatangkan calon pembeli. Jika lokasi yang dipilih kurang strategis maka usaha baby shop bisa terancam bangkrut.

4. Lakukan Promosi Dengan Gencar.


Nah, ini sangat penting dilakukan untuk menarik minat para calon pembeli. Jika memang tempat usaha yang dimiliki kurang strategis, maka promosi yang dilakukan harus benar-benar gencar. Hal ini perlu dilakukan agar usaha baby shop bisa diketahui oleh banyak orang sehingga peluang untuk mendapat keuntungan lebih besar.

Itulah beberapa penjelasan mengenai berapa modal usaha baby shop yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan untuk memulai usaha di bidang ini.

Dengan banyaknya ragam dari perlengkapan bayi saat ini menjadikan usaha ini lebih booming dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dari segi adanya waralaba usaha ini yang semakin menjamur. Oleh karena itu jika memiliki cukup modal, bisa dipertimbangkan untuk membuka usaha baby shop yang tengah booming ini.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda, dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.

Salam.

0 Response to "Berapa Modal Usaha Baby Shop? Berikut Ini Penjelasan Lengkapnya!"

Post a Comment

-Di izinkan untuk membagikan artikel/konten yang ada di blog Bang Izal Toy ini.
- Mohon maaf sebelumnya : no iklan, no spam, no titip link
Semua akan masuk folder spam
- Penjelasan aturan selengkapnya silahkan lihat T.O.S
Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel