Sudah Tahukah Anda Sistem Dan Cara Berjualan di Zalora? - Bang Izal Toy

Sudah Tahukah Anda Sistem Dan Cara Berjualan di Zalora?

Bagaimanakah Sistem dan Cara Berjualan di Zalora? Yuk Mari Simak Ulasan Selengkapnya. 

Kehadiran Zalora di Indonesia ikut berperan mengubah cara belanja masyarakat. Sejak kemunculannya di tahun 2012, Zalora sukses mencuri perhatian masyarakat. Sebagai butik online pertama, Zalora telah menjadi trigger munculnya desainer-desainer baru Indonesia. Banyak dari mereka yang sukses setelah bergabung dengan Zalora. Cara berjualan di Zalora juga terbilang cukup mudah.

Suksesnya Zalora sangat diminati oleh para desainer ataupun pemilik clothing line. Sistem kerja Zalora yang sangat baik membuat para penjual yang bergabung dengan Zalora puas.

Toko online fashion dan kecantikan ini terus menjaga sistemnya, agar cara berjualan di Zalora tetap menguntungkan bagi kedua belah pihak (seller).


Bahkan baru-baru ini Zalora juga menggaet beberapa desainer berbakat Indonesia untuk ikut bergabung dan meramaikan platformnya.

Alasan Kenapa Anda Harus Bergabung Dengan Zalora 


Sudah Tahukah Anda Sistem Dan Cara Berjualan di Zalora?


Seseorang tentu memerlukan alasan yang cukup untuk bergabung dengan sebuah marketplace. Alasan itu bisa soal traffic, sistem kerjasama, atau juga tentang kondisi keuangan marketplace itu sendiri. Dari sekian banyak alasan untuk bergabung dengan Zalora, berikut ini rangkuman singkatnya:

1. Zalora Merupakan Tujuan Belanja Online Terbesar di Asia Tenggara


Zalora telah mengukuhkan diri sebagai yang nomor satu untuk retailer online fashion di Asia Tenggara. Bahkan, Zalora telah hadir di 8 negara seperti Thailand, Hongkong, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Singapura dan Filipina. Kesuksesan ini salah satunya karena Zalora memiliki sistem pemasaran yang unik, menyesuaikan negara dimana Zalora berada.

2. Jangkauan Pelanggan yang Luas


Di Indonesia, Zalora tidak hanya besar di Jakarta, namun juga ke kota-kota lain. Menurut data yang dimiliki Zalora, 71% pesanan justru berasal dari luar Jakarta. Hanya sekitar 29% saja pesanan yang datang dari Jakarta. Ini membuktikan jika cakupan distribusi Zalora luas dan ditangani dengan baik. Hal ini bisa dibilang kabar gembira bagi calon mitra Zalora.

3. Strategi Promosi di Zalora Unik dan Menarik


Promosi adalah hal yang esensial bagi seorang pebisnis. Zalora menggunakan semua saluran promosi mulai dari partnership, memaksimalkan kerjasama dengan para blogger fashion, meningkatkan kunjungan website, serta iklan di media utama atau TV. Selain itu, sosial media juga menjadi sarana promosi yang aktif digunakan oleh Zalora.

4. Zalora adalah E-Commerce yang Memiliki Gudang Terbesar


Untuk urusan operasional, Zalora sangat tertata dan sistematis. Menyikapi banyaknya tenant atau mitra, Zalora memiliki gudang yang bisa menampung sampai 1,5 juta produk. Benar-benar jumlah yang besar. Gudang yang besar itu juga didukung dengan in-house kurir yang hadir di kota-kota besar di Indonesia. Kemampuan operasional inilah yang membuat Zalora diminati.

Info Menarik Lainnya : Cara Jualan di OLX Dan Tips Dagangan Laku (Tutorial Lengkap)

Begini Cara Berjualan di Zalora


Kerja sama yang ditawarkan Zalora kepada para mitranya sangat fleksibel. Ada dua macam cara berjualan di Zalora. Kedua cara ini sama-sama menguntungkan, yaitu sistem konsinyasi dan dropshipment. Berikut ini akan diulas secara lengkap tentang mekanisme dari kedua jenis kerja sama tersebut.

1. Sistem Jualan Konsinyasi


Ketika seseorang memilih sistem konsinyasi, ini artinya mempercayakan semua pekerjaan kepada Zalora. Dimulai dari urusan IT, Zalora menangani penuh mengenai IT platform. Begitu juga dengan marketing strategy. Zalora mengurus semua pemasaran online maupun offline dan ini akan mendatangkan keuntungan bagi penjual. Cara berjualan di Zalora yang satu ini memang menarik.

Untuk mendukung kualitas produk saat diunggah, Zalora juga menyediakan production team yang menagani foto produk, model, serta mengunggah informasi produk. Cara berjualan di Zalora dengan sistem konsinyasi berarti menitipkan produk di gudang Zalora. Artinya, Zalora jugalah yang mengurus semua pengepakan dan pengiriman. Customer service dari Zalora akan menghubungi penjual jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan.

Sistem konsinyasi ini memang sangat memanjakan mitra atau penjual di Zalora. Boleh dibilang, penjual hanya perlu menitipkan barangnya di Zalora dan duduk manis menanti pendapatan. Kualitas tim produksi Zalora juga sangat baik. Model, resolusi gambar, serta studio yang digunakan sangat baik. Inilah alasannya banyak desiner atau pemilik clothing line yang memilih bergabung ke sistem konsinyasi dari Zalora.

2. Sistem Dropshipment/Marketplace


Ketika memilih bergabung di marketplace, Zalora adalah tempat yang cocok. Di sistem ini penjual akan mendapatkan IT platform support yang ditangani oleh seller center Zalora. Seller center ini berfungsi untuk mengatur pesanan, produk, dan stok produk itu sendiri. Zalora juga menangani promosi untuk sistem dropshipment ini. Investasi untuk promosi ini sangat besar baik di online ataupun offline marketing.

Di sistem dropshipment ini, tidak semua hal ditangani oleh Zalora. Penjual harus mengurus sendiri masalah produksi, dalam hal ini foto produk, penyimpanan, dan juga pengemasan barang ketika pesanan diterima. Untuk pengiriman, Zalora akan menjemput paket dengan menggunakan kurir yang telah dipercaya oleh Zalora.

Untuk sistem dropshipment ini, ada sejumlah fee yang harus diketahui oleh calon penjual. Zalora menggratiskan joining fee dan mothly subscription fee. Sedangkan untuk komisi, Zalora menetepkan 25% PKP Margin dan 28% PKP Non-Margin. Untuk barang yang salah ketika penjemputan, ada biaya 100.000 per failed pick up per order, ini berlaku hingga tiga kali kesalahan, setelah itu order di cancel.

Biaya lain yang mungkin timbul adalah order cancellation fee sebesar 100.000/item. Sedangkan untuk pembayaran kepada penjual adalah bulanan setiap tanggal 15-18 setiap bulannya. Area penjemputan juga menetukan processing fee. Untuk Jabodetabek dan Bandung, processing fee adalah 15.000/order. Sedangkan untuk kota lain adalah sebesar 20.000/order. Zalora juga menetapkan return penalty sebesar 100.000/item.

Info Menarik Lainnya : Mau tau Cara Jualan di Lazada? Yuk Simak Panduan Lengkapnya

3. Cara Bergabung dengan Zalora


Setelah menetukan sistem kerjasama yang ingin diikuti dan tentunya sesuai dengan kebutuhan bisnis, sekarang saatnya bergabung. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengunjungi laman pendaftaran Zalora berikut ini: https://www.zalora.co.id/sell-with-us/

Setelah Anda buka laman tersebut, akan Anda dapati form pendaftaran. Lihat ilustrasinya pada foto dibawah ini.

Sudah Tahukah Anda Sistem Dan Cara Berjualan di Zalora?


Anda harus mengisi formulir pendaftaran di atas. Tampak pada foto di atas bagian yang harus di isi antara lain: Nama Perusahaan (maksudnya nama usaha Anda), Nama Anda, Email, Nomor Telepon, dan Website Perusahaan (maksudnya website usaha Anda). 

Setelah semua kolom formulir pendaftaran selesai Anda isi, selanjutnya klik tombol "Submit". Nanti pihak Zalora akan menghubungi Anda dalam waktu 3-7 hari.

Keberadaan website perusahaan sangat penting, karena dari sini Zalora bisa menentukan apakah produk layak dijual di Zalora atau tidak. Bisa dibilang, website adalah brand profile dari produk yang ingin dimasukkan ke Zalora. Keberadaan akun media sosial dan juga lookbook sangat menunjang dalam proses reviewing yang dilakukan oleh Zalora.

4. Pelajari Ketentuan untuk Kriteria Brand dari Zalora


Barang yang akan dimasukkan ke Zalora harus asli dan tidak ada toleransi untuk barang palsu. Selain itu, barang harus memiliki minimal 50 SKU (artikel barang). Merek produk haruslah brand ternama. Brand yang bisa dijual di Zalora adalah brand yang sudah dijual secara offline seperti di Metro, Sogo, atau departemen store lain seperti Lafayette.

Jika barang merupakan online store, haruslah sudah established. Diutamakan barang dari desainer brand seperti Barli Asmara, Mel Ahyar dan lain sebagainya. Zalora juga mensyaratkan penjualan dengan minimal 15 juta perbulan untuk bisa bergabung dengan Zalora. Minimal produksi barang adalah 1 bulan sekali, kecuali untuk desainer brand.

Mengingat cara berjualan di Zalora tidak terlalu sulit, tidaklah salah jika banyak orang ingin bergabung dengan website fashion paling dicari ini. Selain itu, kepercayaan masyarakat akan barang yang dijual di Zalora telah menjadikannya sebagai pilihan pertama untuk urusan online fashion shopping. Tentunya ini adalah peluang usaha yang sayang untuk dilewatkan.

Info Menarik Lainnya : Cara Jualan di Akulaku dan Syarat Menjadi Merchant (Pedagang)

Demikianlah informasi tentang cara berjualan di Zalora, semoga dapat bermanfaat untuk Anda semuanya. Sampai jumpa lagi di artikel yang tidak kalah menarik selanjutnya. Salam.

Penulis by : Bang izal.

0 Response to "Sudah Tahukah Anda Sistem Dan Cara Berjualan di Zalora? "

Post a Comment

-Di izinkan untuk membagikan artikel/konten yang ada di blog Bang Izal Toy ini.
- Mohon maaf sebelumnya : no iklan, no spam, no titip link
Semua akan masuk folder spam
- Penjelasan aturan selengkapnya silahkan lihat T.O.S
Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel