Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML Atas

Cara Komplain JNE, Permasalahan Umum & Solusinya

JNE telah lama menjadi jasa pengiriman dan ekspedisi yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Agen-agen JNE tersebar di hampir semua kota di Indonesia. Tetapi, ketika pengiriman barang, biasanya ada saja kendala dan hambatannya. Untungnya, cara komplain JNE tidaklah sulit.

JNE tidak hanya digunakan oleh perorangan saja. Industri seperti e-commerce dan marketplace juga mempercayakan pengirimannya kepada JNE. Begitu pula dengan instansi-instansi swasta maupun pemerintahan.

Nah, lalu bagaimanakah cara komplain JNE jika ada permasalahan pengiriman?

Dan apa saja kendala yang biasa terjadi saat proses kirim barang?

Yuk kita ulas sampai tuntas!

 

Cara Komplain JNE, Permasalahan Umum & Solusiny
 

Beberapa Masalah Pengiriman Yang Sering Terjadi, dan Cara Komplain ke JNE.

Walaupun sudah puluhan tahun berkecimpung di jasa ekspedisi maupun pengiriman, JNE tidak menampik kalau masalah di lapangan selalu ada. Tidak jarang juga masyarakat yang menyampaikan keluhan tentang masalah pengiriman. Namun begitu, JNE tetap berkomitmen untuk meningkatkan pelayanannya.

Sebenarnya, apa saja permasalahan umum yang sering ditemui oleh masyarakat ketika menggunakan JNE? Simak daftar berikut ini:

1. Keterlambatan Pengiriman

Pihak JNE mengungkapkan setidaknya ada sedikitnya 3 hal yang sering jadi penyebab pengiriman terlambat. Pertama, pembangunan infrastruktur yang massif terjadi di sejumlah wilayah. Misalnya, untuk pengiriman ke Bandung yang melalui cikampek pasti terkendala macet karena adanya proyek pembangunan.

Kedua, cuaca juga kerap menjadi faktor pemicu yang membuat kiriman terlambat. Apalagi beberapa tahun terakhir ini cuaca sering tidak menentu. Belum lagi jika ada hujan yang disertai dengan angin kencang. Tentu ini bisa membuat pengiriman apalagi yang menggunakan motor jadi terhambat.

Ketiga, kebijakan pemerintah juga dinilai oleh JNE menjadi pemicu keterlambatan pengiriman. Salah satunya adalah pemberlakuan ganjil genap di Jakarta. Tentunya kendaraan yang plat nomornya tidak sesuai harus mencari jalan alternatif. Dan ini tentu menimbulkan waktu tambahan yang memicu paket datang terlambat.

2. Alamat Tidak Dapat Ditemukan

Tidak semua alamat pengiriman bisa dengan mudah ditemukan. Belum lagi medan yang sulit untuk menjangkau alamat yang dimaksud. Hal-hal seperti ini juga bisa membuat pengiriman terkendala. Barang jadi terlambat sampai kepada penerima.

Biasanya, jika petugas JNE tidak dapat menemukan alamat, maka paket akan dibawa kembali ke pusat sortir JNE di kota tersebut. Keesokan harinya akan dilakukan pengiriman kembali dengan petugas yang berbeda.

3. Barang Rusak

Potensi barang rusak saat pengiriman cukup besar. Pasalnya, barang-barang seperti makanan ringan, pecah belah, atau barang-barang kategori fragile bisa saja rusak dijalan. Kondisi jalan yang tidak rata bisa menyebabkan guncangan saat pengiriman. Ini berpotensi membuat barang jadi retak, terlepas dari susunan, dan juga pecah.

Selain itu, pengemasan yang kurang baik juga bisa menjadikan barang rusak saat dikirim. Tidak hanya masalah pengepakan, saat proses sortir, petugas sortir yang kurang teliti juga bisa menyebabkan barang rusak. Misalnya meletakkan barang dengan keras atau juga menumpuk barang tanpa memperhatikan kategori barang.

Info Menarik Lainnya : Cara Komplain TIKI ini Wajib Diketahui Pebisnis Online Shop

4. Barang Hilang

Ada banyak penyebab barang hilang. Misalnya dikirim ke alamat yang salah tapi tetap diterima oleh penerima yang sebenarnya salah tersebut. Kemudian juga hilang saat penyortiran ataupun saat dalam perjalanan pengiriman.

Barang yang hilang ini umumnya akan diberikan ganti rugi oleh pihak JNE. Besaran ganti rugi umumnya senilai 10 kali ongkir. Namun jika barang yang dikirim diasuransikan, maka proses klaim penggantian akan ditanggung oleh pihak asuransi dengan nilai yang tentunya lebih besar.

Cara Komplain JNE untuk Permasalahan Kiriman Barang

Banyaknya permasalahan saat pengiriman barang membuat masyarakat mencari tahu cara komplain JNE. Setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mengadukan permasalahan kiriman barangnya. 

Berikut ini cara-cara yang bisa ditempuh:

1. Mengirim Email ke Customer Care JNE : customercare@jne.co.id

Cara komplain JNE yang pertama adalah dengan mengirim email ke customer care. Pada subject email, tulis saja paket bermasalah dan cantumkan nomor resi. 

Misalnya seperti ini :

Subject : Paket bermasalah – No. Resi 12345678910

Selanjutnya, pada body email tuliskan permasalahan kiriman yang dialami dengan detail. Jangan lupa juga untuk mencantumkan nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Setelah email dikirim biasanya pengirim akan mendapat balasan dari customer care JNE.

Tanggapan dari email ini bisa kembali dibalas oleh pengirim jika dinilai belum menyelesaikan masalah. Umumnya, email balasan pertama dari JNE tidak akan memakan waktu yang lama. Namun, jika masalah belum dapat diselesaikan pada balasan pertama, permasalahkan harus di eskalasi ke tingkat yang lebih tinggi. Hal ini biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama.

Info Menarik Lainnya : Simak! Cara Komplain J&T Agar Cepat Direspon

2. Menghubungi Call Center JNE

JNE bisa dihubungi di (021) 29278888 dan akan ditanggapi langsung oleh petugas customer care JNE. Cara ini dianggap yang paling cepat karena pengirim bisa berkomunikasi secara langsung. Interaksi yang terjadi dua arah ini membuat komplain cepat dicatat dan ditangani.

Disarankan untuk segera menghubungi call center jika ada masalah pengiriman baik itu barang rusak, hilang ataupun terlambat. Tujuannya adalah agar segera ada pencatatan masalah. Jika menunda menghubungi call center, dikhawatirkan permasalahan akan semakin lama ditangani.

3. Complain di Akun Media Sosial JNE

Selain sebagai alat promosi dan informasi, akun media sosial JNE juga digunakan sebagai sarana penyampaian keluhan atau komplain. Pengirim bisa menyampaikan keluhan di akun twitter, facebook dan juga Instagram.

Berikut akun-akun media sosial dari JNE :

IG : JNE Instagram

Twitter : JNE Twitter

Facebook : JNE Facebook

Sampaikan keluhan seperti ketika mengirim email dengan mencantumkan nomor resi, nama pengirim, nama penerima serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Jelaskan apa yang menjadi kendala ataupun permasalahan pada paket yang dikirim. Cara ini cukup efektif karena respon yang diberikan cenderung cepat.

Info Menarik Lainnya : Cara Komplain SiCepat (Ketika Paket Kiriman Terkendala)

4. Halaman Ask Joni

Cara komplain JNE selanjutnya adalah melalui Ask Joni. Banyak orang yang belum tahu jika JNE memiliki laman Ask Joni. Website ini memang ditujukan untuk masyarakat pengguna JNE yang ingin menyampaikan keluhan kiriman barang. Cara komplainnya mudah dan bisa ditanggapi dengan cepat.

Masyarakat hanya perlu membuka halaman website Ask Joni, lalu isi data yang diminta seperti nama, nomor HP, dan juga alamat. Pada subject, pilihlah customer service dan isikan pesan dengan keluhan yang sedang dialami. Isikan resi pengiriman karena pihak JNE akan melakukan pengecekan status paket.

5. Datang ke Kantor JNE

Datang ke kantor JNE juga bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan seputar kiriman paket. Di Jakarta, pengirim bisa datang ke kantor pusat JNE di Jl. Tomang Raya No. 11, Jakarta Barat 11440. Bagi yang tinggal di luar Jakarta, silahkan datang ke kantor perwakilan JNE yang ada di kota masing-masing.

Petugas JNE yang ada di kantor pusat atau perwakilan akan membantu menangani keluhan dengan cepat. Siapkan nomor resi pengiriman untuk memudahkan pengecekan barang dan penyelesaian masalah kiriman barang.

Info Menarik Lainnya : Olshop Banyak Kiriman? Simak! Cara Dapat Ongkos Cargo Murah

Itulah beberapa cara komplain JNE yang bisa ditempuh oleh masyarakat yang kirimannya bermasalah. Disarankan untuk pengirim juga meminimalisir masalah pengiriman dengan menuliskan alamat pengiriman yang jelas, packing yang kokoh, dan juga menggunakan opsi asuransi ketika mengirim barang.

Semoga bermanfaat.

Penulis by : Bang izal.

Post a Comment for "Cara Komplain JNE, Permasalahan Umum & Solusinya "