Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

3 Contoh Iklan Pay Per Click & Manfaatnya (Perlu Diketahui)

3 Contoh Iklan Pay Per Click & Manfaatnya (Perlu Diketahui)


Jika Anda mengelola website untuk tujuan mendatangkan income, maka harus bisa mengatur beberapa strategi efektif. Salah satunya adalah dengan memasang iklan PPC pada website Anda. Cukup banyak referensi yang menjelaskan contoh iklan pay per click sebagai salah satu cara untuk memasarkan produk.

Lalu Apa Saja Sih Contoh Iklan Pay Per Click itu? Dan Apa Saja Manfaatnya?

Yuk kita ulas selengkapnya.

Memahami Pay Per Click

Melihat istilah yang digunakan, tentu sudah terbayang bagaimana proses aliran keuntungan yang didapatkan. Perusahaan atau seorang pengelola web bisnis akan mendapatkan penghasilan dari produk yang di iklankan. 

Jika sebuah website perusahaan menjual produk milik sendiri dan meng-iklankan di situsnya, maka dia akan mendapatkan keuntungan jika ada pembeli yang mengklik iklan tersebut. Tentunya keuntungan akan didapatkan jika pengunjung tersebut merasa tertarik pada produk yang di iklankan, dan kemudian memutuskan untuk membelinya.

Sedangkan jika si pemilik website adalah pengelola web personal (blogger), maka dia akan mendapatkan penghasilan dari nilai pembayaran pada tiap klik iklan (Pay Per Click) yang dipasang oleh perusahaan pengiklan. 

Pada umumnya seorang blogger akan bekerjasama dengan dengan penyedia iklan pihak ketiga seperti Google Adsense, MGID, Adsplus, dsb. 

Ada juga segelintir blogger yang menawarkan pemasangan iklan mandiri. Tapi untuk iklan mandiri ini jarang ada pengiklan (advertiser) yang mau memasangnya di situs personal. Terkecuali jika si pemilik blog adalah orang yang sangat terkenal (publik figur, artis) yang trafik websitenya sangat tinggi.  

Pada iklan mandiri biasanya tidak menggunakan sistem pembayaran Pay Per Klik. Pada umumnya pihak pemasang iklan akan membayar sejumlah uang (per bulan) untuk satu slot iklan yang di sediakan oleh pemilik website. 

Nilai untuk satu slot iklan mandiri ada yang 300 ribu, 500 ribu, 1 juta, dst per bulan. Semakin tinggi trafik website, maka akan semakin mahal pula tarif pemasangan iklannya. 

Cara Mengoptimalkan Jumlah Klik Iklan

Jika ingin hasilnya optimal, maka pemilik web harus bisa meningkatkan jumlah pengunjung (trafik) dan menampilkan iklan yang relevan di situs miliknya. 

Lalu, bagaimana cara meningkatkan pengunjung website?

Salah satu caranya adalah dengan menyajikan artikel yang bermanfaat bagi pengunjung di dalam website tersebut. Oleh sebab itu, saat ini sudah banyak website perusahaan yang menambahkan halaman blog di situsnya. 

Bahkan situs-situs marketplace kini juga mulai banyak yang membuat halaman khusus yang berisi artikel didalamnya.  

Dengan adanya artikel yang bermanfaat tersebut, tentu pengunjung web akan dapat meningkat. Sehingga persentase jumlah orang yang akan meng-klik iklan di website juga ikut meningkat.

Kalau ada diantara Anda yang ingin memasang iklan PPC guna memasarkan produk, maka Anda bisa mencobanya. 

Berikut ini akan kita ulas 3 contoh iklan pay per klik yang paling populer. 

Yuk simak terus hingga tuntas!

Contoh Iklan Pay Per Click

Iklan pay per click masih menjadi salah satu cara yang dinilai efektif untuk memasarkan produk. Untuk mendatangkan traffic dan meningkatkan penjualan produk dengan cara beriklan, dianggap lebih cepat prosesnya ketimbang memakai cara organik (menggunakan teknik SEO). 

Berikut contoh iklan PPC yang paling populer:

1. Google Ads

Contoh iklan pay per click yang pelayanannya disediakan oleh Google disebut dengan Google Ads. Sesuai penyedianya, maka iklan ini akan membantu web untuk ditemukan di Google search engine (memakai keyword yang spesifik).

Menggunakan Google Ads tentu saja membantu sebuah web yang dikelola perusahaan untuk meningkatkan traffic, karena calon konsumen akan lebih mudah dan cepat menemukan perusahaan tersebut. 

Jadi Google akan membantu menaikkan peringkat halaman produk yang di iklankan di mesin pencari. Sehingga segera dapat terlihat oleh konsumen yang sedang mencari info tentang produk tersebut.

Sebuah data yang dikeluarkan oleh Global Stats Counter mengatakan bahwa, iklan PPC dari Google memiliki market yang sangat potensial di Indonesia. 

Tak tanggung-tanggung, bahkan pasar Google Ads di dalam negeri mencapai lebih dari 97%. Sebuah angka yang fantastis dan jauh melesat di atas browser pesaingnya, yaitu Yahoo dan Bing.

Sisa pasar kurang dari 3%, terbagi oleh konsumen pengguna Bing dan Yahoo. Alhasil, keduanya hanya menguasai kurang dari 2% pasar Indonesia. Hal itu menunjukkan popularitas Google di dalam negeri yang secara tidak langsung mempromosikan bonafiditas perusahaan ini dalam hal membantu pengelolaan website dengan iklan PPC.

Info Menarik Lainnya : Cara Promosi di Instagram Ads dan Manfaat yang Diperoleh Pebisnis

2. Facebook Ads

Menggunakan iklan PPC ternyata juga dapat dilakukan ketika berniaga menggunakan media sosial. Salah satu media sosial terbesar, facebook, juga memberikan layanan iklan berbayar ini untuk memberikan jangkauan yang lebih luas kepada para pemilik akun FB.

Layanan iklan FB Ads ini efektif menjangkau audience dibandingkan dengan yang organik. Tidak hanya itu, iklan di media sosial ini juga bisa diatur sesuai dengan pasar yang diinginkan. 

Misalnya produk yang dipromosikan spesifik untuk gender perempuan usia 18 – 35 tahun, maka facebook memfasilitasi kebutuhan ini.

Bukan hanya pangsa pasar berdasarkan usia, contoh iklan pay per click dari FB bahkan memungkinkan pengguna untuk membuat target yang lebih spesifik berdasarkan hobi, pendidikan, atau bacaan kesukaan. 

Pasar yang dimiliki oleh facebook juga besar, ditunjukkan dengan data yang pernah dikeluarkan oleh Kata data tahun 2018, bahwa pengguna media ini sudah lebih dari 2 miliar di dunia.

3. Instagram Ads

Raja media sosial Facebook saat ini sudah meraih Instagram menjadi bagiannya. Hal itu membuat para pemilik akun Instagram juga memungkinkan untuk membuat Instagram Ads layaknya FB Ads. Menggunakan Instagram Ads bahkan juga bisa dioptimasi dengan tautan langsung dari facebook.

Dengan demikian, pengguna facebook yang akan beriklan, akan secara otomatis beriklan juga di Instagram. Hal itu sama sekali tidak merepotkan pengguna, bahkan cenderung lebih praktis karena pengguna tidak perlu membayar dua kali. Selain itu, dengan sekali menyebar iklan, promosi secara otomatis tersebar di 2 media sosial sekaligus.

Pasar Instagram di dunia juga tak kalah banyak. Sampai medio 2019, sudah ada lebih dari 60 juta pelanggan Instagram Ads di seluruh dunia. Data tersebut didapatkan dari Napoleon Cat. Dengan adanya bundling facebook dan Instagram, pengguna pun bisa lebih mudah menjalankan Ads melalui akun FB Manager.

Info Menarik Lainnya : Cara Beriklan di Tiktok Agar Efektif & Menguntungkan

Keuntungan Menggunakan Pay Per Click

Jika mengamati sepintas, barangkali akan muncul pemikiran bahwa iklan PPC ini hanya menghamburkan biaya saja. Hal itu akan tersirat jika kita hanya melihat dari biaya yang harus dibayarkan untuk memajang iklan di web atau media sosial yang digunakan. 

Namun sebenarnya ada keuntungan lebih besar yang akan pebisnis dapatkan dari layanan periklanan ini. 

Berikut penjelasannya:

1. Efektif Meningkatkan Traffic

Banyak bukti yang mengatakan (terutama dari para pelaku usaha), bahwa iklan pay per click merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan traffic. Dibandingkan dengan cara organik yang memang gratis, namun keuntungan atau peningkatan penjualan yang akan didapatkan cenderung memakan waktu lebih lama.

Sementara itu, pemasaran sebuah produk harus bisa dilakukan secepat mungkin agar segera mendatangkan keuntungan (dengan adanya penjualan). Jika menggunakan iklan Pay Per Click, meskipun ada cost yang dikeluarkan untuk iklan, namun akan menjadi ‘umpan’ bagi pengunjung yang datang (karena lebih cepat dan mudah ditemukan di penelusuran mesin pencari daripada cara organik).

2. Mencapai Target Audience

Dalam sebuah pengelolaan web, tentu ada target engagement yang diharapkan. Hal ini, dalam dunia pemasaran, nantinya akan berpengaruh kepada target pemasaran produk. Semakin cepat tercapai audience, maka akan semakin tinggi pula probability (kemungkinan) peningkatan penjualan.

Menggunakan contoh iklan pay per click, tentu saja akan semakin mempercepat proses pencapaian target audience. Apalagi, jika penggunaannya dibuat sangat spesifik seperti FB Ads, tentu audience yang mampir di web atau media akan sangat sesuai dengan yang diharapkan.

3. Membangun Brand Awareness

Tak dapat dipungkiri bahwa brand awareness adalah salah satu kebutuhan untuk menjaga nama perusahaan tetap eksis di tengah pasar. Perusahaan dengan ‘nama baik’ tersebut akan lebih cepat dikenal oleh konsumen, karena berada di peringkat terbaik mesin pencarian.

Berbeda dengan sistem SEO yang masih memerlukan waktu bulanan untuk membuat sebuah artikel atau web berada di posisi puncak. 

Beberapa contoh iklan pay per click akan membuat peningkatan ranking di halaman pertama lebih cepat. Lebih jauh lagi, peningkatan brand awareness semakin melesat karena konsumen seketika membaca web yang berada di posisi paling puncak.

Info Menarik Lainnya : Ingin Produk Anda Laris? Cobalah Cara Iklan Tokopedia Ini

4. Mendatangkan Keuntungan

Hasil akhir dari semua langkah di atas tentu saja adalah profit. Ketika perusahaan sudah mengeluarkan biaya untuk memasang iklan, maka datangnya keuntungan adalah sebuah keharusan karena diperhitungkan dengan cost and benefit. Oleh karena itu, iklan PPC menjadi salah satu cara untuk segera mendatangkan profit.

Beberapa contoh iklan pay per click tersebut sangat lazim dan dikenal oleh para pelaku usaha di media online. Tak hanya itu, iklan PPC juga banyak digunakan bahkan oleh para penulis blog dan media online, sekadar untuk menaikkan rangking di page one dan mendatangkan income.

Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua.

Rianda
Rianda Saya seorang penulis freelance

Post a Comment for "3 Contoh Iklan Pay Per Click & Manfaatnya (Perlu Diketahui)"