Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML Atas

Usaha Mainan Anak Keliling Dan Tips Agar Jualan Laris Manis

Pernahkah Anda memperhatikan suatu area di pinggiran kota (atau desa) yang selalu ramai dengan anak-anak yang sedang bermain? 


Terlebih lagi jika sedang di musim liburan, maka pasti akan selalu banyak anak-anak yang sedang berkumpul dan bermain dengan cerianya.

Saya yakin pasti Anda sering melihatnya.

Lantas apa hubungan dan relevansinya dengan judul artikel ini?

So pasti ada hubungannya dong,,,, 😊

Sekarang coba Anda bayangkan kondisi berikut ini:

Di saat anak-anak itu sedang asyik berkumpul bermain di suatu area yang cukup luas (seperti lapangan, pekarangan sekolah, atau pusat tempat berkumpul lainnya), kemudian Anda menghampiri mereka dengan membawa sebuah gerobak motor/sepeda yang isinya penuh dengan aneka mainan menarik.

Apa kira-kira tanggapan anak-anak tersebut?

Jawabannya sudah jelas, pasti semua anak-anak itu akan menghampiri gerobak Anda. Dan sebagian dari mereka pasti akan ada yang ingin membeli mainan yang Anda jual di gerobak tersebut. Artinya usaha mainan keliling ini adalah salah satu peluang bisnis yang bagus dan telah cukup banyak orang yang menjalaninya.

Jika Anda juga tertarik mencoba bisnis yang satu ini, maka saya sarankan agar mencari lokasi padat penduduk untuk menjajakan dagangan Anda.

Apa alasannya?  

Karena area padat penduduk (biasanya) kondisi lingkungannya berbeda dengan kawasan perumahan  atau cluster. Di daerah padat penduduk akan sering Anda jumpai anak-anak berusia sebaya yang sedang bermain di sekitar rumah mereka. Sedangkan anak-anak di kawasan perumahan lebih cenderung bermain di dalam rumah mereka masing-masing.

Penjual mainan anak keliling ini sangat digemari dan selalu dinantikan oleh anak-anak. Oleh karena itu, usaha mainan anak keliling ini termasuk salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Menilik Peluang Usaha Mainan Anak Keliling

Usaha Mainan Anak Keliling Dan Tips Agar Jualan Laris Manis
Seorang Pedagang Mainan Keliling Sedang Menjajakan Dagangannya.
Di daerah padat penduduk, menjual mainan secara keliling lebih efektif daripada membuka toko. Mayoritas masyarakat yang tinggal di kawasan padat penduduk adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Oleh karena itu daya beli mereka tidak terlalu besar. Sehingga untuk membelikan mainan anak, mereka lebih menyukai membeli dari pedagang keliling.

Usaha mainan anak keliling sangat potensial dijalankan di sini. Banyaknya jumlah anak menjadi alasan utamanya. Selain itu adalah faktor kemudahan. Akan lebih mudah membeli mainan di pedagang keliling daripada harus pergi ke toko. Tidak selalu anak-anak di lingkungan rumah yang membeli mainan, siswa di sekolah-sekolah dasar juga bisa menjadi target.

Singkat kata, usaha mainan anak keliling ini cukup potensial untuk dijalankan. Memang perlu usaha yang sedikit keras untuk menjalankan usaha ini. Seseorang harus mau berkeliling dengan mengayuh sepeda, mengendarai motor, atau mendorong gerobak untuk bisa berjualan. Namun, melihat keuntungan yang cukup signifikan, usaha ini layak dijalankan.

Info Menarik Lainnya : Tips Usaha Rental Mainan Anak Agar Bisa Sukses

Tips Berjualan Mainan Anak Secara Keliling

Setiap usaha mempunya cara dan tips untuk bisa sukses. Tak terkecuali pada usaha mainan anak keliling. Walaupun usaha ini tergolong usaha kecil, namun jika ditekuni bisa mendatangkan keuntungan yang layak. Dari keuntungan yang didapat sehari-hari, bisa digunakan untuk mengembangkan usaha.

Berikut ini tips memulai berjualan mainan anak secara keliling :

Pilihlah Mainan yang Sedang Booming di Televisi


Anak-anak selalu suka dengan tokoh kartun yang sedang naik daun di televisi. Oleh karena itu, pilihlah jenis mainan karakter sesuai dengan tokoh yang sedang booming di televisi. Jenisnya bisa berupa karakternya, stiker, robot-robotan, mobil-mobilan dan jenis lainnya. Selama ada gambar tokoh yang sedang ramai di TV, anak-anak akan menyukainya.

Jual Mainan Edukatif


Selain menjual mainan yang bernuansa karakter di TV, jual juga mainan edukatif. Dengan menjual mainan edukatif, pilihan mainan menjadi lebih banyak. Mainan edukatif yang terjangkau cukup banyak. Jenis mainannya bisa berupa balok plastik, puzzle, buku mewarnai, abjad plastik dan lain – lainnya.

Mainan-mainan profesi juga bisa digolongkan kedalam mainan edukatif. Contohnya adalah seperangkat peralatan dokter, peralatan pertukangan, peralatan memasak dan juga peralatan mekanik. Dengan menambah jenis mainan, dagangan akan terlihat meriah dan menarik minat anak-anak untuk membeli.

Berikan Harga yang Terjangkau

Mainan keliling identik dengan harga murah. Ketika mainan keliling dihargai mahal, potensi terjual sangat kecil. Rentang harga yang ideal untuk mainan anak yang dijual secara keliling adalah 5-20 ribu rupiah. Memang terdengar kecil dan jika dibayangkan lebih jauh akan sulit balik modal dengan harga semurah ini.

Namun, tahukah bahwa sebenarnya mainan di pusat grosir itu sangat murah? Oleh karena itu carilah supplier atau pemasok yang tepat. Beberapa tempat seperti Pasar Gembrong dan Pasar Asemka menjual berbagai jenis mainan anak dengan harga murah.

Info Menarik Lainnya : Difie Toys, Grosir Mainan Serba 500 hingga 1000an di Jakarta

Pilih Lokasi Keliling yang Padat Penduduk


Di awal sudah disinggung bahwa lokasi paling tepat untuk berjualan mainan anak secara keliling adalah di kawasan padat penduduk. Kawasan padat penduduk biasanya juga memiliki balai pengobatan dan sarana pendidikan. Sarana pendidikan itu mulai dari TK, sekolah dasar, bahkan juga sampai menengah. Target mainan anak adalah sarana pendidikan TK dan sekolah dasar.

Kelilingi kawasan tadi dan berhentilah sejenak di dekat sekolah atau balai pengobatan. Rutinlah berkeliling dan singgah untuk menjajakan dagangan. Ketika rutinitas sudah terbentuk, biasanya warga akan otomatis kenal juga dengan penjual mainan. Dengan begini, terbangun hubungan penjual dan pelanggan yang baik.

Gunakan Slogan yang Menarik


Seperti biasa, usaha keliling identik dengan slogan. Tentu kita tahu bagaimana slogan Tahu Bulat yang sangat mengena. Nah, gunakan cara yang sama untuk usaha mainan anak keliling. Ciptakan slogan yang khas dan mudah diingat. Misalnya, “Mainan, Murah, Dibeli, Disayang”, atau bisa juga menggunakan slogan lain yang sejenis.

Perhatikan juga intonasi ketika mengucapkan slogan tadi. Untuk mengantisipasi lelah karena berteriak, bisa dengan merekam dulu slogan tadi. Lalu putar selama berkeliling dengan menggunakan pengeras suara. Namun, jika modal belum banyak, bisa dengan menggunakan klakson atau lonceng sebagai penanda ketika melintas.

Selalu Ramah pada Anak-Anak


Sebagai seseorang yang mengelola produk anak-anak, usahakan untuk selalu menampilkan sikap ramah dan menyenangkan. Anak-anak biasanya sering berebut ketika memilih mainan. Seringkali juga mereka berteriak untuk minta dilayani duluan. Sabarlah dalam menghadapi mereka dan carilah cara yang menarik agar mereka belanja dengan tenang.

Info Menarik Lainnya : Grosir Mainan Serba 5000 Dan Contoh Produk Yang Laku Sepanjang Masa

Resiko yang Mungkin Terjadi Pada Usaha Ini


Setiap usaha pasti memiliki potensi resiko. Bahkan usaha skala kecil sekalipun. Begitu juga dengan usaha mainan anak keliling ini. Ada beberapa potensi resiko yang mungkin ditemui dilapangan. Resiko itu antara lain adalah tentang pesaing. Pesaing dalam hal ini adalah orang yang melakukan usaha sejenis dengan cara yang sama.

Ketika menghadapi pesaing, jangan jadikan mereka sebagai musuh, tapi jadikanlah sebagai mitra. 


Ada baiknya juga untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pesaing tadi. Dengan menjalin komunikasi yang baik, sesama penjual bisa saling bertukar informasi. Informasi itu bisa tentang tempat kulakan yang lebih baik, atau bisa juga bertukar produk.

Resiko lain yang harus dihadapi oleh penjual mainan keliling adalah stigma negatif dari masyarakat. Hal ini gara-gara perbuatan beberapa orang tidak bertanggungjawab yang membuat stigma buruk itu muncul. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ada berita (isu) kasus penculikan anak yang melibatkan oknum penjual mainan keliling.

Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga sikap dalam berdagang, karena itulah kunci utama agar dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pedagang mainan keliling. Karena kepercayaan dari para pelanggan adalah salah satu bagian terpenting ketika berdagang.

Selain beberapa hal di atas, ada juga resiko lain yang harus dihadapi. Resiko itu adalah penertiban dari beberapa satuan dinas terkait. 


Untuk menghindari hal ini, maka Anda harus tahu lokasi mana saja yang melarang adanya pedagang keliling. Jika sudah tahu, jangan coba-coba untuk mejajakan dagangan atau membuka lapak di sana.

Sekecil apapun resiko harus dihindari agar tidak menimbulkan kerugian pada usaha yang sedang dijalani. Usaha mainan anak ini termasuk usaha kecil yang modalnya bisa dibilang harian. Ketika ada satu hari saja yang terganggu, bisa menimbulkan efek domino yang cukup signifikan.

Nah, itulah tadi serba-serbi usaha mainan anak keliling. Usaha kecil ini jika ditekuni dan dikelola dengan baik bisa berkembang menjadi besar. Usaha ini bisa dikembangkan menjadi toko mainan anak. Dengan sentuhan teknologi, usaha ini bisa merambah pasar yang lebih luas. Manfaatkan teknologi seperti berjualan di e-commerce agar bisa menjual produk lebih banyak lagi.

Info Menarik Lainnya : 12 Contoh Mainan Yang Banyak Diminati Modal Sedikit (Untuk Ide Usaha)

Demikianlah informasi tentang usaha mainan anak keliling, semoga isinya bermanfaat untuk Anda.

Semoga sukses selalu untuk Anda semuanya, Aammiin.

Penulis by : Bang izal.

Post a Comment for "Usaha Mainan Anak Keliling Dan Tips Agar Jualan Laris Manis"

Berlangganan Artikel Via Email (Jangan lupa Klik re-CAPTCHA dan Cek isi Email Anda)