Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML Atas

Cara Transfer Uang ke Luar Negeri & Permasalahan Umumnya

Cara transfer uang ke luar negeri semakin beragam. Perkembangan teknologi sangat berperan terhadap perkembangan cara pengiriman uang ke luar negeri. Tidak hanya melalui cara konvensional namun juga secara digital.

Mengirim uang ke luar negeri kerap dilakukan oleh para orang tua yang anaknya kuliah di luar negeri. Pun dengan pelaku bisnis yang harus melakukan pembayaran pada vendor di luar negeri. Tentu saja, cara mengirim uang ke luar negeri yang mudah dan cepat sangat dibutuhkan.

 

Cara Transfer Uang ke Luar Negeri & Permasalahan Umumnya
Ilustrasi.

Cara Transfer Uang ke Luar Negeri, Ini Beberapa Pilihannya

Mengirim uang ke luar negeri sudah umum dilakukan oleh pebisnis atau orang yang memiliki kerabat di luar negeri. Dulu, cara transfer uang ke luar negeri hanyalah melalui jasa bank konvensional. Artinya, pengirim harus datang ke bank dan menyerahkan sejumlah uang yang akan dikirim.

Uang yang dikirim ke luar negeri bisa berupa cash, cek, giro, dan juga LC. Sekarang ini, sudah ada banyak cara kirim uang ke luar negeri baik secara konvensional maupun digital. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi yang merambah ke bidang keuangan turut mempengaruhi cara orang berkirim uang.

Berikut ini beberapa pilihan cara kirim uang ke luar negeri yang bisa dipilih.

Diantaranya:

1. Western Union

Ini menjadi cara yang paling sering digunakan oleh orang untuk mengirim uang ke luar negeri. Western Union merupakan layanan transfer uang ke luar negeri melalui agen-agen. Agen Western Union ada di seluruh dunia. Di Indonesia, agen Western Union bisa dijumpai di bank-bank konvensional dan juga minimarket seperti Indomaret.

Cara menggunakan Western Union sangat mudah. Pengirim hanya perlu datang ke agen Western Union dengan membawa identitas diri yang lengkap dan valid. Isi formulir pengiriman uang dengan data-data yang benar. Serahkan uang pada petugas agen Western Union dan uang akan segera dikirim. Pengiriman uang dengan Western Union diklaim sebagai yang paling cepat.

2. MoneyGram

Mengirim uang ke luar negeri bisa menggunakan MoneyGram. Hampir sama dengan Western Union, MoneyGram juga merupakan agen layanan transfer uang keluar negeri. MoneyGram banyak digunakan orang karena aman, terpercaya, dan cepat. Proses pengiriman uangnya pun mudah.

Jika ingin menggunakan MoneyGram, pengirim hanya perlu mencari tahu lokasi agen-agen MoneyGram. Datanglah dengan membawa identitas yang lengkap dan valid kemudian isi formulir. Isikan semua hal yang diminta pada formulir dengan benar. Selanjutnya, serahkan uang pada petugas MoneyGram dan uang akan segera dikirim.

3. Via ATM

Mengirim uang ke luar negeri juga bisa melalui ATM. Walaupun tidak semudah mengirim uang melalui dua cara di atas, namun cara ini bisa dilakukan. Jika di kota tempat pengirim tinggal tidak ada agen Western Union atau MoneyGram, maka mengirim uang ke luar negeri melalui ATM harus dilakukan.

Caranya, pengirim harus terlebih dahulu mengetahui kode swift bank tujuan. Kode swift bisa diminta ke bank-bank lokal setempat. Setelahnya, masukkan kode bank dan juga rekening bank tujuan. Jangan lupa juga untuk mengisi nomor referensi. Mengirim uang melalui ATM perlu ketelitian agar tidak terjadi kesalahan. Pastikan untuk menyimpan slip pengiriman uang dan jangan sampai hilang.

Info Menarik Lainnya : Mudahnya Cara Beli Barang Di Ebay, Belanja Apa Saja Ada

4. PayPal

Selain cara konvensional di atas, cara kirim uang ke luar negeri juga bisa melalui platform digital. Paypal, adalah salah satu cara transfer uang ke luar negeri secara digital yang sangat mudah dilakukan. Bahkan, bisa dilakukan melalui smartphone setelah mengunduh aplikasi Paypal.

Sistem dari Paypal adalah pengguna mengisi dulu saldo Paypal melalui kartu kredit, kemudian saldo itulah yang digunakan untuk mengirim uang. Cukup masukkan nomor rekening tujuan atau akun Paypal tujuan, kemudian isikan nominal uang yang akan dikirim. Uang akan diterima dalam 1-2 hari jika penerima tidak memiliki akun Paypal.

Baca Juga : Cara Kirim Uang dari Luar Negeri Menggunakan PayPal

5. TrueMoney Wallet

Merupakan dompet digital, TrueMoney Wallet bisa digunakan untuk mengirim uang ke luar negeri. Caranya cukup mudah yaitu dengan mengunduh aplikasi TrueMoney Wallet melalui playstore. Cara kerja dompet digital ini mirip dengan Paypal dimana pengguna diharuskan mengisi saldo. Sama dengan dompet digital pada umumnya, bukan?

Nah, untuk transfer ke luar negeri, caranya cukup mudah. Pilih opsi kirim uang kemudian masukkan nomor rekening tujuan. Masukkan nominal yang akan dikirim kemudian pilih kirim dan proses sudah selesai. Saldo TrueMoney Wallet bisa di top up melalui banyak platform yaitu m-banking, i-banking, ATM dan gerai-gerai retail.

Baca Juga : Cara Transfer Uang Antar Negara, Mudah & Cepat Sampai

6. Transferwise

Transferwise merupakan aplikasi yang digunakan untuk bertransaksi secara digital termasuk transfer keluar negeri. Namun, hal ini hanya bisa dilakukan untuk sesama pengguna Transferwise. Pada pengguna baru, mengirim uang tidak dikenakan biaya. Namun pada pengiriman berikutnya, ada biaya pengiriman uang yang harus ditanggung.

Untuk bisa menggunakan Transferwise, pengirim harus mengunduh aplikasi Transferwise atau membuat akun di website Transferwise. Jika penerima belum memiliki akun Transferwise, mintalah untuk membuat akun terlebih dahulu. Setelah itu, barulah pengiriman uang bisa dilakukan.

Info Menarik Lainnya : Cara Berjualan di Amazon, Salah Satu E-Commerce Kelas Dunia

Masalah Seputar Cara Transfer Uang ke Luar Negeri dari Indonesia

Mengirim uang keluar negeri bisa menjadi sumber masalah yang mengganggu cash flow apalagi jika frekuensinya sering. Mengapa bisa begitu? Karena mengirim uang keluar negeri dikenakan biaya. Biaya ini umumnya dihitung dari persentase nominal uang yang dikirim.

Bank-bank konvensional menetapkan rata-rata biaya transfer sekitar USD 25. Jika dirupiahkan, tentu angka ini cukup lumayan jika sering melakukan pengiriman uang keluar negeri. Bahkan untuk mata uang selain USD, biaya transfer bisa lebih besar sekitar USD 30.

Selain masalah biaya, waktu atau durasi pengiriman uang juga menjadi masalah. Pengiriman uang melalui MoneyGram atau Western Union memang sangat cepat namun biayanya juga mahal. Sementara itu, mengirim uang melalui bank konvensional bisa memakan waktu hingga 1 - 2 hari.

Belum lagi pembatasan jam operasional bank untuk transfer keluar negeri yang sangat tidak fleksibel. Sedangkan kebutuhan mengirim uang keluar negeri bisa terjadi kapan saja. Tambahan biaya dan waktu ini membuat orang sering kesal ketika harus mengirim uang keluar negeri.

Sebagai tambahan informasi, ada juga biaya-biaya tambahan diluar transfer fee yang muncul pada pengiriman uang keluar negeri. Ini membuat penerima tidak menerima secara penuh uang yang sudah dikirim. Tentu saja ini memberatkan bagi kedua belah pihak.

Info Menarik Lainnya : Cara Mencicil Barang di Tokopedia Tanpa Kartu Kredit

Itulah sebabnya, kini banyak orang beralih ke cara-cara digital. Crypto money atau uang yang ada dalam dompet digital merupakan opsi mengirim uang keluar negeri secara cepat dan murah. Fintech adalah terobosan baru di dunia perbankan dan teknologi karena terbukti sangat fleksibel. Mengirim uang secara digital jauh lebih murah dan efisien.

Cara transfer uang ke luar negeri bisa dilakukan secara konvensional maupun digital. Pengiriman uang melalui metode konvensional baik itu bank ataupun agen layanan transfer internasional dikenakan biaya transfer. Sedangkan pengiriman uang secara digital memungkinkan pengirim dibebaskan dari biaya dan lebih cepat.

Semoga info di dalam artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda semuanya. 

Penulis by : Bang izal.

Post a Comment for "Cara Transfer Uang ke Luar Negeri & Permasalahan Umumnya "