Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Marketplace untuk Jualan ke Luar Negeri, Bisa Menjual Semua Produk


Bisa merambah ke pasar internasional adalah impian setiap pengusaha. Di era digital ini, internet memungkinkan semua itu. Ada sedikitnya 7 marketplace untuk jualan ke luar negeri yang bisa dicoba oleh pelaku usaha. Produk apapun bisa dijual disitu baik untuk sistem B2B atau B2C.

Lewat marketplace, semua jenis penjual seperti pemasok, pengecer, distributor, serta agen berkumpul jadi satu memperebutkan pasar dunia. Semakin luasnya cakupan ini membuat peluang produk terjual lebih banyak semakin besar. Namun tentu saja tidak serta merta mengabaikan prinsip-prinsip pemasaran seperti 7P, STP, dan lainnya.

Keuntungan Menjual Produk di Marketplace

Tidak dapat dipungkiri bahwa hadirnya internet telah membentuk budaya belanja baru. Ditambah lagi dengan serangan pandemi ke seluruh dunia membuat orang semakin tergantung pada sistem online untuk apapun. Itu sebabnya, para penjual pun jadi ikut bergantung pada cara kerja ini.

Ada beberapa keuntungan tersendiri saat memasarkan produk di marketplace. 

Diantaranya:

Yang pertama yaitu jelas untuk meraih pasar yang lebih luas. Kemudahan akses internet ke situs-situs belanja membuat orang tidak perlu repot-repot datang ke toko fisik. Pembeli bisa membeli apapun yang mereka mau bahkan dari tempat tidur sambil bersantai. Inilah yang diincar oleh para pedagang sekarang ini.

Kemudian yang kedua, berjualan di marketplace umumnya lebih menghemat biaya. Tidak diperlukan sewa toko, membangun dekorasi dan interior outlet, bahkan beban pengiriman pun ditanggung oleh pembeli. Walaupun sebagian besar penjual tetap memiliki toko fisik setidaknya peningkatan penjualan membuat mereka mampu membayar cost yang timbul disana.

Penjualan meningkat juga merupakan salah satu keuntungan bergabung di marketplace. Karena bisa menjangkau lebih banyak orang, peluang produk laku lebih banyak juga semakin terbuka. Walaupun tetap harus dilakukan promosi gencar di setiap saluran seperti website official, media sosial, atau lewat iklan berbayar.

Yang jelas, ada banyak manfaat yang bisa didapat oleh para penjual baik skala besar maupun kecil saat memasarkan produknya di marketplace untuk jualan luar negeri. Produk yang go internasional bisa memiliki nilai lebih. Dengan manajemen yang baik, kemudahan berjualan ini akan mendatangkan hasil yang luar biasa.

7 Marketplace untuk Jualan ke Luar Negeri

Ingin memasarkan produk ke luar negeri apalagi lewat internet harus memilih saluran yang tepat. Artinya, situs berjualan ini sudah berpengalaman, memiliki reputasi yang baik, dan menjamin kemudahan bertransaksi. 

Berikut ini adalah beberapa pilihan untuk memasarkan barang ke pasar internasional:

1.  Amazon.com

Siapa yang tidak kenal marketplace besutan Jeff Bezos ini. Termasuk dalam perusahaan terbesar dunia bersanding dengan Apple, Google, serta Facebook, bisa bergabung dan berjualan disini adalah sebuah pencapaian. Awalnya, Amazon hanya fokus menjual perlengkapan komputer seperti software, hardware, disk, dan video pada waktu itu.

Seiring perkembangannya, kini hampir semua barang bisa ditemukan disana. Mulai dari buku, film, groceries, dan juga peralatan rumah tangga. 

Penjualnya datang dari seluruh dunia serta mendukung berbagai metode pembayaran. Pengirimannya pun ada banyak pilihan sehingga pembeli tak perlu repot-repot mencari ekspedisi sendiri.

Baca juga : Cara Berjualan di Amazon, Salah Satu E-Commerce Kelas Dunia

2.  Walmart

Yang satu ini sudah jadi incaran para penjual dari mana saja. Sebagai toko ritel terbesar di seluruh dunia, Walmart juga jadi bahan ajar tentang pemasaran dan sales pada hampir semua kelas bisnis. 

Inilah mengapa marketplace ini cocok dijadikan tempat memasarkan produk ke luar negeri. Memiliki lebih dari 110 juta pembeli online setiap bulannya, penjualan dipastikan lebih besar lagi.

Namun begitu, persyaratan menjadi penjual disini sedikit rumit. Salah satunya kepemilikan alamat gudang di Amerika Serikat. Tidak perlu secara fisik, namun seller dari luar AS dapat menggunakan nomor DUNS. 

Selain itu, harus memiliki riwayat bisnis yang baik khususnya dalam hal kecepatan respon terhadap pembelian atau complain. Aplikasi pendaftaran harus disetujui dulu baru bisa mulai berjualan.

3.  Alibaba

Kesuksesan Jack Ma membangun marketplace yang satu ini sangat mengagumkan. Sebagai situs yang memenuhi 80 persen kebutuhan belanja online di China, Alibaba memiliki jangkauan pasar sangat luas. 

Belum lagi harga produk yang sangat murah dan kemudahan pengiriman membuat banyak orang menjadikan Alibaba.com tempat kulakan.

Baca juga : Cara Import Barang dari China Dan Beberapa Tips Rahasia

Bagi yang ingin bergabung, syaratnya memang hanya cukup mendaftarkan saja nama perusahaan dan jenis-jenis barangnya. Ada dua jenis penjual yaitu berbayar dan gratis. 

Bagi yang membayar fee, bisa menjual sampai banyak produk. Namun untuk seller free, hanya bisa mengunggah lima barang saja. Marketplace ini terhubung ke miliaran pengguna, jadi silahkan dicoba.

4.  eBay

Situs yang satu ini memfasilitasi penjual yang ingin menjual barang-barang secondhand, preloved, atau bekas. Tapi, produk baru juga bisa dijual disini, lho. 

Dengan sistem lelang, seller berpeluang mendapatkan penawaran tinggi dari jutaan pembeli dari seluruh dunia. Karena fokus produk yang baik, pengunjung marketplace ini juga tersegmentasi dengan baik.

Cara bergabungnya pun sangat mudah. Seller hanya cukup mendaftar lalu membuat akun. Mengisi form registrasi, mendaftarkan barang, memasukkan metode pembayaran, dan mengunggah foto produk. 

Setelah selesai, saatnya menyambut pembeli dari seantero dunia untuk memberikan tawaran paling menarik.

Baca juga : Mudahnya Cara Beli Barang Di Ebay, Belanja Apa Saja Ada

5.  Rakuten

Marketplace ini berbasis di Jepang dan menjual berbagai kebutuhan mulai dari kosmetik, barang-barang rumah tangga, elektronik, fashion, peralatan olahraga, sampai otomotif. Mirip sekali dengan Tokopedia di Indonesia. 

Ada jutaan seller dari seluruh dunia berkumpul dan menjual produknya disini. Uniknya, disediakan account manager pribadi untuk setiap akun yang berfungsi layaknya konsultan.

Mendaftarkan produk dan toko ke situs ini juga cukup mudah. Hanya perlu melakukan registrasi seperti pada umumnya. Diperlukan detail barang seperti foto, harga, potongan harga, dan juga spesifikasi. 

Setelah semuanya lengkap, segera submit pendaftaran, lalu tunggu konfirmasi persetujuan. Setelah disetujui, segeralah promosikan toko dan bersiap terima pesanan.

6.  Etsy

Punya produk handmade atau barang-barang bertema vintage? Bergabunglah dengan situs ini. Sebagai marketplace untuk jualan ke luar negeri yang unik, Etsy telah memiliki jutaan pengunjung setiap bulannya. 

Menariknya lagi, tidak perlu jadi penjual besar untuk bergabung disini. Seller-seller kecil bisa memasarkan barangnya dan mendapat pembeli dari pasar internasional.

Namun begitu, ada beberapa policy dari situs ini yang diterapkan kepada para penjualnya. Yaitu, produk haruslah hand made, dijual secara pre order, dan jangan memakai trade mark. 

Seller harus memiliki minimal 24 barang untuk diinput. Jabarkan detail pengiriman termasuk soal retur dan lain sebagainya. Gunakan juga foto produk yang menarik, high quality, dan fotogenik.

Baca juga : Cara Mencari Supplier di Tokopedia untuk Pebisnis Pemula

7.  Newegg

Jika kebetulan memiliki usaha berjualan hardware dan barang-barang elektronik, maka situs ini bisa jadi pilihan ketika ingin melebarkan sayap. Dari 20 negara yang tergabung di Newegg, setiap bulannya ada 40 juta user mengunjungi marketplace ini. 

Cara bergabungnya pun tidak sulit. Setelah mendaftar, hanya perlu menunggu konfirmasi saja.

Itulah diatas 7 marketplace untuk jualan ke luar negeri. Jangan lupa untuk tetap melakukan promosi agar produk yang dijual di situs-situs diatas bisa diketahui pembeli. Ads, program promo seperti diskon, potongan biaya kirim, bisa menjadi daya tarik dan mengatrol agar barang bertengger di urutan atas

Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "7 Marketplace untuk Jualan ke Luar Negeri, Bisa Menjual Semua Produk"